Pantau Flash
Lagi, Polisi Grebek Kantor Pinjol Ilegal di Jakut
Polisi Tangkap Ketua Umum GMBI
Edy Mulyadi Tolak Panggilan Hari ini, Bareskrim Siapkan Panggilan Kedua
Waduh, Pengadilan Jakarta Pusat dan Tipikor Tutup Sampai 31 Januari
Edy Mulyadi Tak Penuhi Panggilan Bareskrim, Soal 'Jin Buang Anak'

Moeldoko Klaim Ibu Kota Pindah ke Kalimantan untuk Indonesia 100 Tahun Lagi

Headline
Moeldoko Klaim Ibu Kota Pindah ke Kalimantan untuk Indonesia 100 Tahun Lagi Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko. (Foto: Instagram/dr_moeldoko)

Pantau.com - Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko menyatakan lokasi baru ibu kota Indonesia di Kalimantan sudah memperhitungkan sisi ekologi sehingga diperkirakan tidak ada masalah lingkungan.

"Itu sudah dihitung jadi sisi ekologinya," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (23/8/2019).

Baca juga: Hindari Spekulan, Pemerintah Diminta Segera Tentukan Lokasi Ibu Kota Baru

Mantan Panglima TNI itu menyatakan hal itu menanggapi adanya kekhawatiran dampak negatif kepada lingkungan terhadap kawasan yang saat ini menjadi paru-paru dunia. Pembangunan ibu kota baru di Pulau Kalimantan dikhawatirkan mengurangi fungsi paru-paru dunia karena lahan hutan yang akan semakin berkurang.

"Kan ada pertimbangan lingkungannya seperti apa. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan sudah membuat kajian-kajian, pasti sudah dipikirkan," katanya.

Menanggapi usulan perlunya referendum untuk pemindahan ibu kota, Moeldoko mengatakan Indonesia punya DPR yang mewakili rakyat.

"Kemarin Presiden minta izin kepada Anggota Dewan untuk nantinya bisa merestui karena nanti akan dilarikan ke Undang Undang. Jadi tidak sejauh itulah," katanya.

Baca juga: Soal Pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan, Fadli Zon Usul Dilakukan Referendum

Sementara menanggapi penilaian bahwa pemindahan ibu kota NKRI belum ada urgensinya, Moeldoko mengatakan kalau melihatnya sekarang memang belum terlalu mendesak.

"Kan kita melihatnya jauh ke depan, kita melihat dan memikirkan Indonesia 100 tahun ke depan, bukan memikirkan 5 tahun, 10 tahun ke depan. Kalau tidak dimulai, kapan lagi?" katanya.

Ia menyebutkan inisiasi mengembangkan ibu kota baru sudah lama muncul. "Kalau hanya dipikirkan terus kan tidak terealisasi, terus kapan mau move on-nya? Ini mau di-move on-kan," kata Moeldoko

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: