Pantau Flash
Hasil Survei: Ahok Unggul Atasi Banjir-Macet Ketimbang Anies
Ahsan/Fajar Bawa Indonesia Juara Badminton Asia Team Championships 2020
Andre Rosiade Grebek Prostitusi Online, Gerindra: Itu Tidak Salah
5.518 SPBU Akan Dipasang Digital Nozzle
Menko Luhut Beberkan Upaya Indonesia Tekan Defisit Perdagangan

Moeldoko Sebut Ada 2 Kelompok yang Senang Papua Bergejolak, Siapa Saja?

Headline
Moeldoko Sebut Ada 2 Kelompok yang Senang Papua Bergejolak, Siapa Saja? Peta Papua (Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebutkan ada kelompok-kelompok yang cemas dan tidak menyukai pertumbuhan di Papua yang semakin baik. Kelompok itu, menurut Moeldoko, adalah kelompok kriminal bersenjata (KKB) dan kelompok poros politik anti-pemerintah.

"Kami cermati dari perkembangan di Papua bahwa sebuah kecemasan yang nyata dari para kelompok yang saya katakan kelompok kriminal bersenjata dan kelompok poros politik anti-pemerintah atas pertumbuhan Papua yang semakin baik," ujar Moeldoko usia menghadiri Diskusi Media di Jakarta, Kamis (22/8/2019).

Baca juga: Polri Klaim Situasi Papua Barat Kondusif

Dia menjelaskan kelompok-kelompok antipemerintah itu cemas karena jika kehidupan masyarakat Papua semakin sejahtera, KKB-KKB tersebut tidak lagi memiliki pengaruh terhadap masyarakat.

Maka dari itu KKB-KKB akan terus mengganggu progres pembangunan di Papua seperti pembangunan jalan bahkan sampai membunuh para pekerja pembangunan infrastruktur. Gangguan-gangguan tersebut dilancarkan dengan tujuan supaya Papua tidak maju dalam bidang ekonomi dan kesejahteraan.

Baca juga: Rajut Asa Menjaga Tanah Papua di Dalam NKRI

Menurut dia, kelompok-kelompok anti-pemerintah dari poros politik di Papua juga sama cemasnya mengingat jika Papua sudah maju dan tumbuh, kelompok-kelompok poros politik ini tidak bisa meraih dukungan dari dunia internasional karena dalih-dalih politik mereka sudah tidak laku. 

"Pada kenyataannya Papua sudah maju, untuk itulah mereka-mereka yang anti-pemerintah ini selalu mengganggu. Sangat tidak masuk akal bahwa di satu sisi pemerintah sangat gencar membangun infrastruktur namun di sisi lain ada sarana dan prasarana infrastruktur yang dibakar, ini adalah upaya-upaya nyata karena kelompok-kelompok anti-pemerintah ini cemas, sebuah kecemasan yang nyata. Mereka tidak ingin melihat masyarakat Papua maju," kata Moeldoko.


Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia
Category
Nasional

Berita Terkait: