Pantau Flash
Unjuk Rasa di AS Ricuh, 2 Warga Sipil Tewas, Toko Dijarah
Catat Rekor Kasus Baru Korona, Brazil Kawasan Terparah COVID-19
Gitaris Band Legendaris 'KISS', Bob Kulick Meninggal Dunia
Klub Sepakbola La Liga Spanyol Latihan Penuh Mulai 1 Juni 2020
Denda Akibat Pelanggaran PSBB di DKI Jakarta Sentuh Rp600 Juta

MPR Gelar Rapat Malam Ini, Bahas Penambahan 10 Kursi Pimpinan?

MPR Gelar Rapat Malam Ini, Bahas Penambahan 10 Kursi Pimpinan? Gedung DPR (Foto: Pantau.com/Yusuf Fadillah)

Pantau.com - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI malam ini akan menggelar rapat Badan Pengkajian MPR membahas terkait dengan tata tertib (tatib) pemilihan pimpinan MPR untuk periode 2019-2024.

Rapat kali ini merupakan rapat lanjutan bersama dengan tim sinkronisasi setelah rapat sebelumnya digelar pada Selasa kemarin.

"Nah hari ini akan dilanjutkan lagi rapat, tapi oleh tim sinkronisasi. Tim sinkronisasi berasal dari pimpinan-pimpinan fraksi di MPR. Yang akan dirapatkan adalah hasil dari tindak lanjut rapat lalu. Jadi ini empat hari berturut-turut ya, nanti akan lanjut lagi tanggal 21-22 Agustus," kata Sekretaris Fraksi PAN di MPR Saleh Daulay kepada wartawan, Rabu (21/8/2019).

Baca Juga: Usulan 10 Pimpinan MPR, Mardani PKS: Lebih Baik Miskin Struktur Kaya Fungsi

Saleh mengungkapkan, bahwa dalam rapat yang digelar sebelumnya, MPR telah merumuskan rekomendasi tatib pemilihan pimpinan dan juga terkait dengan amandemen UUD 45. Adapun alasan diubahnya tatib pemilihan pimpinan MPR lantaran harus menyesuaikan dengan UU MD3 dimana jika saat ini pimpinan MPR ada 8 akan dikembalikan menjadi 5.

Kendati begitu, Saleh menyebut usulannya mengenai penambahan kursi pimpinan MPR menjadi 10 kursi sempat juga menjadi pembahasan.

"Soal penambahan pimpinan MPR sudah dibicarakan kemarin. Masing-masing fraksi sudah memberikan pandangannya. Tentu ada yang merespons baik, ada juga yang masih memperdalam argumen. Rapat kemarin kan bukan untuk memutuskan terima atau tidak terima. Itu akan dikembalikan lagi kepada pimpinan fraksi dan pimpinan partai masing-masing utk diputuskan. Karena itu kan sangat strategis," ungkapnya.

Lebih lanjut, menurutnya jika misalnya para fraksi-fraksi partai di MPR setuju dengan usulan penambahan kursi pimpinan MPR menjadi 10 maka perlu adanya kerelaan dari farksi-fraksi pula untuk setuju melakukan revisi UU MD3 soal kursi pimpinan MPR.

"Maka memang diminta kerelaan dari semua parpol dan fraksi-fraksi, khususnya di DPR, untuk merevisi kembali UU MD3. Karena sekarang UU MD3 disebut pimpinan MPR terdiri dari satu ketua dan empat wakil ketua. Jadi tatib kan sesuai dengan itu," tuturnya.

Baca Juga: Golkar Sebut Usulan 10 Pimpinan MPR Tidak Efektif!

Menurutnya, kerelaan dan keikhlasan partai politik melalui fraksinya di Parlemen sangat dibutuhkan untuk bisa mewujudkan usulan penambahan kursi MPR menjadi 10. Sebab, jika tidak menurutnya akan berujung kepada persoalan lain nantinya.

"Kalau melenceng ya, dibatalkan pembahasannya," tandasnya.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: