Pantau Flash
Menteri PPPA Ungkap UU Ketenagakerjaan Tumpang Tindih Soal ASI 6 Bulan
Pemerintah Siapkan Pendanaan Vaksin COVID-19 Sebesar Rp5 Triliun
Bandung Buka Sekolah Tatap Muka Mulai 18 Agustus 2020
Gempa Bumi Magnitudo 5,3 Guncang Maluku Utara
Menteri Edhy: Saya Bukan Menteri Kelautan dan Periklanan

MUI dan BNPB Sepakati Edukasi Penanganan Bencana Lewat Ceramah

MUI dan BNPB Sepakati Edukasi Penanganan Bencana Lewat Ceramah Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Saadi di Gedung Majrlis Ulama Indonesia Pusat, Jakarta, Selasa (21/1/2020). ANTARA/Anom Prihantoro

Pantau.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyepakati rencana kerja edukasi penanganan bencana alam dan non-alam dengan MUI fokus pada mitigasi bencana kepada umat.

Wakil Menteri Agama KH Zainut Tauhid Sa’adi dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin (13/7/2020), mengatakan MUI menyadari Indonesia memiliki potensi bencana seperti gempa, kabut asap, banjir, bencana penyakit dan bencana sosial seperti narkoba.

Baca juga: Jokowi kepada Menteri: Tak Usah Beri Laporan, Tapi Apa yang Dikerjakan

MUI dan BNPB, kata dia, memetakan sarana dan sumber daya manusia yang dibutuhkan dalam menangani bencana, termasuk strategi khusus dengan kompetensi khusus terhadap kondisi darurat.

Zainut mengatakan MUI dapat berperan dalam mitigasi bencana dengan pencegahan melalui edukasi ceramah yang menyasar umat Islam. Peran ulama begitu penting dan masih sangat berpengaruh di tengah masyarakat.

"Suara ulama yang mampu mensyiar dan berdakwah dengan lembut, dapat mempengaruhi umat serta menjadi wasilah bagi pemerintah dan seluruh elemen lain yang peduli terhadap bagaimana meningkatkan kesadaran umat untuk memitigasi dampak bencana bila terjadi," katanya.

Baca juga: Presiden Jokowi Minta Prioritas Khusus 3T di 8 Provinsi Ini

Sekjen MUI Buya Anwar Abbas mengatakan arah kebijakan MUI dalam mitigasi bencana seiring dengan prinsip tujuan-tujuan syariat (maqashid syariah), di antaranya menjaga jiwa, agama, akal, harta dan nasab.

"MUI tidak hanya untuk menjaga diri, tetapi jangan sampai agama kita terkorbankan, jangan sampai perintah Tuhan tak terlaksanakan," katanya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: