MUI Sebut Ada Aliran Dana Asing untuk Legalkan LGBT di Indonesia

Ilustrasi LGBT (Grafis/ Pantau/ FeriHeriyadi)Ilustrasi LGBT (Grafis/ Pantau/ FeriHeriyadi)

Pantau.com –  Polemik kaum Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender (LGBT) terus bergulir. Terlebih dengan pidato kontroversi Ketua MPR-RI Zulkifli Hasan yang menyebut beberapa fraksi DPR berniat melegalkan perilaku menyimpang tersebut.

Selain melarang keras, Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid membenarkan adanya kekuatan besar dari luar yang mencoba melegalkan LGBT di Indonesia.

“Bahwa ada kekuatan besar dari eksternal yang ingin mendorong program kelompok LGBT di Indonesia saya kira benar,” ujar Zainut melalui pesan singkatnya kepada Pantau.com, Senin (22/1/2018).

Zainut menjelaskan, bahwa pihaknya mensinyalir adanya dana sebesar 8 juta US$ atau setara Rp108 miliar dikucurkan untuk melegalkan LGBT dibeberapa negara.

“Dana sebesar US$ 8 juta (sekitar Rp108 miliar) pun dikucurkan dengan fokus ke empat negara Indonesia, China, Filipina dan Thailand,” papar Zainut.

Baca Juga: PAN Sebut Ada Peran LSM di Balik Isu Panas LGBT

Dana ini menurut Zainut dipelopori komunitas LGBT dengan menggandeng beberapa lembaga Internasional demi mendapatkan pengakuan.

“Pernah disinyalir untuk mendukung komunitas lesbian, gay, biseksual, transgender dan interseks (LGBTI), sebuah badan PBB, United Nations Development Programme (UNDP) menjalin kemitraan regional dengan Kedutaan Swedia di Bangkok, Thailand dan USAID,” terang Zainut kemudian.

Sementara itu dikabarkan dana itu mengalir ke beberapa fraksi di DPR yang tengah menggodok secara intens terkait dengan RUU LGBT. (Dini Afrianti Efendi)

Tim Pantau
Editor
Dera Endah Nirani