Pantau Flash
DKI Jakarta Jadi Penyumbang Terbanyak Pasien Sembuh COVID-19
KKP Tingkatkan Kapasitas Pengawas Deteksi Hasil Pencurian Ikan
Luhut Minta Produsen Farmasi Nasional Percepat Produksi Obat COVID-19
Pemkot Surabaya Sisir Ponpes Antisipasi Penularan COVID-19
15.126 Pasien COVID-19 di Wisma Atlet Sembuh

Nekat! Pemuda Ini Menipu Jualan Ponsel Online Catut Nama Presiden Jokowi

Nekat! Pemuda Ini Menipu Jualan Ponsel Online Catut Nama Presiden Jokowi Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko (tengah) saat menunjukkan barang bukti dan pelaku penipuan yang mencatut nama Joko Widodo di Mapolda setempat di Surabaya, Selasa (21/01/2020). (ANTARA FOTO/Didik Suhartono)

Pantau.com - Seorang pria asal Probolinggo berinisial MM ditangkap polisi lantaran melakukan penipuan dengan mencatut nama keluarga Presiden Joko Widodo.

"Pelaku mengatasnamakan keluarga Presiden Joko Widodo dan anaknya, Kaesang Pangarep," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko kepada wartawan di Mapolda setempat di Surabaya, Selasa (21/1/2020).

Baca juga: Sindikat Penipu Pinjaman Online Terbongkar Usai Rugikan Kredivo Rp500 Juta

Selain itu, pelaku juga mencatut nama beberapa tokoh lain untuk melancarkan bisnis jual beli ponselnya.

Menurut Truno, proses transaksi yang dilakukan pelaku benar, namun agar memperlancar penjualan maka digunakan modus mengaku dari keluarga besar Istana.

Trunoyudo mengatakan pelaku MM beraksi setahun terakhir dan memasarkan ponselnya melalui akun media sosial Twitter serta WhatsApp.

"Konsumen yang tertarik kemudian ditipunya dengan mengaku-aku sebagai bagian dari keluarga Jokowi," ucapnya.

Baca juga: Apes, 18 Pemuda Termakan Bujuk Rayu Ajudan Wakil Wali Kota Bekasi Palsu

Dari hasil penyidikan sementara, selama setahun tersangka sudah berhasil menjual enam ponsel.

Sementara itu, tersangka MM mengakui perbuatannya dengan sebelumnya membeli ponsel ke konter-konter, kemudian dipasarkan kembali secara online melalui media sosial.

"Saya meminta maaf kepada Bapak Presiden Jokowi, Kaesang, Bapak Marzuki Alie dan terutama kepada keluarga saya sendiri. Saya tidak akan mengulangi," katanya.

Atas perbuatannya, MM dijerat dengan Pasal 35 Juncto Pasal 51 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi Transaksi Elektronik dengan ancaman paling lama 12 tahun penjara.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - RZK

Berita Terkait: