Ngeri! Hari Gini Masih Ada Orang dalam Penjara yang Bisa Perintahkan Kirim Sabu dan Janjikan Upah Rp50 Juta

Headline
Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel Kombes Pol Tri Wahyudi menjelaskan pengungkapan 10 kilogram sabu-sabu. (ANTARA/Firman)

Pantau – Seseorang dalam penjara atau Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Kalimantan Selatan memerintah orang lain untuk mengirimkan narkoba jenis sabu-sabu dan menjanjikan upah Rp50 juta.

Hal tersebut terungkap berdasarkan hasil interogasi dari dua pelaku selaku kurir sabu, yang berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian.

Diberitakan sebelumnya, Polda Kalimantan Selatan berhasil menggagalkan penyelundupan sabu-sabu seberat lebih dari 10 kilogram jaringan internasional The Golden Triangle atau “segitiga emas” yaitu kawasan di bagian utara Asia Tenggara yang meliputi Thailand, Laos, dan Myanmar masuk ke Kalimantan Selatan.

“Alhamdulillah upaya penyelundupan narkotika ini berhasil kami gagalkan hingga tidak sempat beredar,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Kalimantan Selatan, Kombes Pol. Tri Wahyudi, di Banjarmasin, Selasa (2/8/2022).

Tri mengungkapkan, rencana pengiriman narkotika dalam jumlah besar ini diketahui setelah pihaknya mendapatkan informasi masyarakat.

Penyelidikan pun dilakukan selama dua minggu untuk menggali informasi hingga didapat data akurat jika sebuah mobil akan membawa narkoba masuk Kalsel dari Kalimantan Barat.

“Jadi dua kurir ini berangkat dari Banjarmasin mengambil sabu-sabu ke Kalimantan Barat melalui jalur darat,” jelasnya saat rilis bersama Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifa’i.

Tri memastikan kasus ini terus dikembangkan termasuk memeriksa pengendali yang disebut mendekam di lapas agar bisa mengungkap jaringan lebih besar.

Sedangkan terkait jaringan internasional “segitiga emas”, Tri menjelaskan hal itu berdasarkan kemasan sabu-sabu yang dibungkus kertas putih bertuliskan huruf China dengan Kalimantan Barat sebagai pintu masuknya ke Indonesia.

“Kemasan ini terbilang baru masuk Kalsel. Sebelumnya dibungkus produk kopi China warna hijau. Kami juga masih berkoordinasi dengan Polda Kalbar untuk pengembangan,” ujarnya.

Diketahui, dua tersangka yang berinisial EB dan ET itu telah ditangkap oleh ttim Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Kalimantan Selatan pimpinan AKBP Zaenal Arifien saat membawa 10 paket besar sabu-sabu dengan berat total 10.123,95 gram atau 10 kilogram lebih, pada Jumat (22/7/2o22).

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Firdha Rizki Amalia