Oknum TNI Diduga Gebuki Suporter di Kanjuruhan, Mahfud Minta Panglima TNI Cek!

Headline
Personel TNI-Polri berbaris membentuk tulisan Arema di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (2/10/2022). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Pantau – Video sejumlah prajurit TNI yang diduga melakukan tindakan menggebuk suporter di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur viral di media sosial (medsos).

Menyikapi hal itu, Menko Polhukam Mahfud Md meminta Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa turun tangan.

“Kepada Panglima TNI juga diminta melakukan tindakan cepat sesuai dengan aturan yang berlaku. Karena di dalam video-video yang beredar ada juga TNI yang nampaknya melakukan tindakan berlebih di luar kewenangannya,” ujar Mahfud Md dalam konferensi pers seusai rakor di kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Senin (3/10/2022).

“Apakah video itu benar atau tidak, Panglima TNI akan segera meneliti dan mengumumkannya kepada kita semua,” sambungnya.

Di samping itu, pemerintah meminta Polri segera mengungkap pelaku terlibat pidana di tragedi Kanjuruhan. Pengungkapan pelaku tindak pidana ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Jokowi.

“Adapun tugas atau langkah jangka pendek diminta kepada Polri agar dalam beberapa hari ke depan ini segera mengungkap pelaku yang terlibat tindak pidana,” kata Mahfud.

“Karena tentunya sudah mulai dilakukan supaya segera diumumkan siapa pelaku pidana dari ini yang sudah memenuhi syarat untuk segera ditindak,” imbuhnya.

Mahfud juga meminta Polri melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan keamanan di Malang buntut tragedi Kanjuruhan.

“Dan diminta agar Polri melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan keamanan di daerah setempat,” tandas Mahfud.

Tim Pantau
Editor
Desi Wahyuni
Penulis
Desi Wahyuni