Pantau Flash
Uji Klinis Fase 1 Vaksin Merah Putih Pertengahan 2021
PSSI Akan Gelar Kongres Tahunan Secara Tatap Muka Demi Hindari Gangguan Internet
Bupati Purwakarta Imbau Warganet Hati-hati dengan Akun Palsu yang Mencatut Namanya
Gunung Merapi Erupsi, Hujan Abu Guyur Sejumlah Wilayah di Boyolali
Korban Meninggal Dunia Akibat Gempa di Sulbar Mencapai 105 Orang

Operasi Patuh Jaya 2019 Hari ke-6: 8.685 kendaraan Ditilang

Operasi Patuh Jaya 2019 Hari ke-6: 8.685 kendaraan Ditilang Anggota Polisi Satlantas Wilayah Jakarta Utara menggelar Operasi Patuh Jaya 2019 di Jalan Mangga Dua Raya, Jakarta Utara. (Foto: Antara/Sigid Kurniawan)

Pantau.com - Sebanyak 8.685 kendaraan, baik roda empat maupun roda dua, dikenai sanksi tilang karena melanggar berbagai aturan lalu lintas pada hari keenam Operasi Patuh Jaya 2019 yang digelar pada 3 September 2019.

"Total ada 8.685 surat tilang yang diberikan pada hari keenam Operasi Patuh Jaya 2019," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP M. Nasir, di Jakarta, Rabu (4/9/2019).

Baca juga: Hari ke-5 Operasi Patuh Jaya 2019: 7.889 Kenderaan Kena Tilang

Jumlah tersebut naik dari 7.889 tilang pada hari kelima Patuh Jaya 2019. Angka tersebut juga naik signifikan dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya, yakni 3.662 perkara pada 2018 berbanding 8.685 perkara pada 2019, dengan presentase kenaikan 139.8 persen.

Pemotor terus menjadi pelanggar aturan lalu lintas terbanyak dengan 6.525 pelanggar, sedangkan pelanggar terbanyak kedua adalah mobil pribadi yang mencatatkan 1.717 pelanggar.

Pada hari keenam ini petugas tercatat memberikan teguran untuk 4.268 perkara pelanggaran lalu lintas, baik roda dua dan empat.

Baca juga: 5.376 Kendaraan Terjaring Operasi Patuh Jaya 2019

Operasi Patuh Jaya 2019 resmi dimulai pada 29 Agustus hingga 11 September 2019. Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Polda Metro Jaya menurunkan 2.380 personel kepolisian dari berbagai unsur yang akan didukung oleh unsur TNI, dan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta.

Operasi ini diharapkan bisa meningkatkan keamanan dan keselamatan dalam berlalu lintas dan menurunkan angka kecelakaan. Tujuan lainnya adalah membangun budaya tertib berlalu lintas dan meningkatkan kualitas pelayanan publik yang diberikan oleh pihak kepolisian.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta