Pantau Flash
Anies Baswedan Perpanjang Tanggap Darurat Jakarta hingga 19 April
Positif COVID-19 Meningkat, 1.155 Kasus, 102 Meninggal, dan 59 Sembuh
Cegah Penyebaran Virus Korona, Menag Imbau Masyarakat Tidak Mudik
Seorang Dokter Positif Tertular Virus Korona dari Klaster Bima Arya
Presiden Prancis Ingatkan Italia Waspada Bantuan China dan Rusia

OSO Sebut Selama Ini Wiranto Hanya Kader Hanura Biasa

Headline
OSO Sebut Selama Ini Wiranto Hanya Kader Hanura Biasa Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Oesman Sapta Odang berpidato dalam musyawarah nasional (Munas) Hanura di Jakarta, Selasa (17/12/2019) malam. (Foto: Antara/aditya Pradana Putra)

Pantau.com - Ketua Umum DPP Hanura, Oesman Sapta Odang, menyebut selama ini pendiri Partai Hanura, Wiranto, hanya merupakan kader biasa dalam partainya karena tidak menyandang jabatan apapun dalam partai.

"(Selama ini Wiranto) anggota biasa saja. Saya juga kalau tidak jadi apa-apa ya jadi anggota biasa. Biar (pun) tidak jadi apa-apa, saya akan tetap menjadi anggota," kata OSO, di Jakarta, Rabu (18/12/2019).

Baca juga: OSO Heran Wiranto Mundur Dari Dewan Pembina Hanura

Pernyataan OSO menjawab pertanyaan wartawan atas jabatan Wiranto selama ini di dalam struktur Partai Hanura.

Sebab OSO sebelumnya mengaku terkejut atas kabar pengunduran diri Wiranto dari jabatan ketua Dewan Pembina Partai Hanura. OSO menekankan jabatan itu tidak ada dalam struktur partai.

Lantaran Dewan Pembina tidak ada dalam struktur partai, OSO juga menyatakan enggan menanggapi kabar adanya surat Dewan Pembina yang meminta dia mengundurkan diri dari posisi ketua umum.

"Tidak perlu ditanggapi," kata OSO.

Baca juga: Wiranto Sindir OSO yang Pernah Janji Hanya Jadi Ketum Hanura Hingga 2019

Lebih jauh soal pernyataan Wiranto dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, yang menyinggung janji OSO hanya akan menjadi ketua umum hingga 2019, OSO mengatakan kembali menjadi ketua umum karena diminta seluruh DPD dan DPC Partai Hanura seluruh Indonesia.

"Kalau saya tidak dipilih lagi, mungkin saja saya sampai 2020 sudah selesai. Tapi saya kan dipilih dan diminta, bukan saya meminta. Saya didaulat kembali memimpin partai, masa saya tinggalin," kata OSO.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: