PA 212-FPI akan Lakukan Demo di Holywings Forest hingga Pemkot Bekasi Siang Ini

Headline
Bar Holywings (Foto: Istimewa)

Pantau – Tempat hiburan malam (THM) Hoolywings yang terjerat kasus penistaan agama dengan mempromosikan minuman keras (miras) gratis untuk orang bernama Muhammad dan Maria berujung dengan dicabut izin usahanya itu.

Terkait kasus tersebut, Persaudaraan Alumni (PA) 212 dan Front Persaudaraan Islam (FPI) pada siang berencana akan melakukan demo di Holywings Forest Bekasi hingga kantor Pemkot Bekasi pada hari ini, Jumat (1/7/2022).

Koordinator Lapangan PA 212, Verry Koestanto mengatakan bahwa kemungkinan sebanyak ratusan personil gabungan akan melakukan aksi demo di lokasi tersebut.

“Kalau kita target sih 500 orang, tapi kalau para jemaah bisa hadir, insya Allah lebih banyak,” kata Verry saat dikonfirmasi pada Jumat (1/7/2022).

“Memang kita kan tiga pilar, yaitu FPI, PA 212 dan KNPF yang mengawal. Gabungan umat Islam dari berbagai wilayah juga pada hadir,” sambungnya.

Aksi demo yang akan dimulai pada pukul 13.00 WIB hingga 15.30 WIB ini akan bergerak dari Islamic Centre Bekasi menuju Holywings Forest dan terakhir ke kantor Pemkot Bekasi.

“Ini kita masih di Islamic Centre ke Pemkot untuk sementara, nanti ke Holywings juga. Kita berangkat bareng. Puncak aksinya di Pemkot Bekasi,” jelas Verry.

Dalam aksi demi tersebut, massa aksi akan menyampaikan beberapa tuntutan, yakni:

Pertama, mengapresiasi para pemerintah yang telah mencabut izin operasional dan menutup usaha tersebut. Dan berharap tindakan penutupan usaha itu bersifat permanen.

Kedua, menuntut kepada pihak Polda Metro Jaya untuk menindak tegas, memproses hukum secara terbuka dan adil dan menjatuhkan hukuman seberat-beratnya karena telah membuat kegaduhan dengan mempromosikan miras gratis berbau SARA.

Ketiga, meminta kepada pihak berwajib untuk tetap menegakkan hukum dan memberikan hukuman seberat-beratnya meskipun pihak Holywings telah menyampaikan permohonan maafnya. Karena Holywings telah melecehkan nama Nabi Muhammad.

Keempat, mengajak seluruh masyarakat untuk memerangi tindakan keji dan munkar yang berkaitan dengan pergaulan bebas, minuman beralkohol, prostitusi, narkoba dan maksiat.

Tim Pantau
Editor
M. Abdan Muflih