Pantau Flash
Update Korona 10 April: 282 Sembuh, 306 Meninggal, dan 3.512 Positif
Formula E Tunda Pengenalan Mobil Baru hingga Musim 2021/2022
6 Direktur Barcelona Mundur Imbas Konflik Internal
Gunung Merapi Kembali Erupsi, Tinggi Kolom Mencapai 3.000 Meter
Kasus Positif Korona Jakarta Capai 1.719: 155 Meninggal dan 82 Sembuh

Pabrik Narkoba di Bandung Ternyata Porduksi Pil Mengandung Carisoprodol

Pabrik Narkoba di Bandung Ternyata Porduksi Pil Mengandung Carisoprodol Sejumlah barang bukti pil narkotika bersama para tersangka di hadirkan dalam konferensi pers di Komplek Pemda, Kelurahan Cisaranten Endah, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, Senin (24/2/2020). (Foto: Antara/Bagus Ahmad Rizaldi)

Pantau.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) menyatakan rumah pabrik narkoba yang digeledah di Bandung memproduksi pil yang mengandung zat Carisoprodol.

Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari, menyimpulkan pil yang diproduksi di rumah pabrik narkoba tersebut merupakan penyalahgunaan karena kandungan Carisoprodol yang dimaksud mengandung narkotika dan psikotropika.

"Ini kan penyalahgunaan, sebagian dari bahan-bahan narkotika itu ada yang untuk obat farmasi maupun industri, tapi ini disalahgunakan, disimpangkan, jadi ini termasuk narkotika pada umumnya," kata Arman di lokasi rumah yang digeledah, Kelurahan Cisaranten Endah, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, Senin (24/2/2020).

Baca juga: Terkuak! Rumah Pabrik Narkoba di Bandung Merupakan Aset Pemkot

Sejauh ini, pihaknya telah menghitung ada lebih dari tiga juta pil yang didapat sebagai barang bukti. Saat mengeelar konferensi pers, pihak BNN menunjukkan pil yang sudah dibuka dan juga yang masih berada di dalam kotak yang terbungkus plastik hitam.

Menurutnya, tiga juta pil yang disebutkan adalah yang sudah siap edar. Namun ada juga pil yang belum masuk ke dalam paket yang siap edar.

"Tetapi ada yang tidak di dalam paket, kita temukan cukup banyak, termasuk sisa-sisa dan yang gagal cetak. Kemungkinan totalnya ada empat juta butir," tuturnya.

Baca juga: BNN Temukan 2 Juta Butir Pil Diduga Narkoba di Bandung

Secara garis besar, menurutnya ada tiga tipe bahan utama yang digunakan untuk membuat jutaan pil tersebut. Yaitu adalah obat-obatan keras yang termasuk dalam Golongan G, kandungan psikotropika, dan kandungan narkotika Golongan 1.

"Namun masing-masing jumlahnya dari golongan itu masih perlu kami hitung," ungkapnya.

Selain itu, kata dia, masih banyak bahan baku yang belum dibuat menjadi pil. Ia menduga, apabila bahan baku tersebut dibuat menjadi pil, bisa menghasilkan mencapai 10 juta pil. "Masih banyak di dalam (rumah) bahan bakunya, mungkin bisa sampe 10 juta pil itu," pungkasnya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Bagaskara Isdiansyah