Pantau Flash
Pengelupasan Uji Coba Aspal Formula E di Monas Diklaim Berhasil
Menko Luhut: Sudah Ada 30 Investor yang Berminat Garap Proyek Ibu Kota Baru
Kerusuhan Agama di India: 20 Orang Tewas hingga Masjid Dibakar Massa
Polisi Nyatakan Sertifikat Deposito Sunda Empire di Bank Swiss Palsu
OJK Kaji Ulang Produk Investasi di Bank Antisipasi Kasus Semacam Jiwasraya

Pak Jokowi, Ada Saran Anda Bertandang ke Papua Ajak Semua Menteri

Headline
Pak Jokowi, Ada Saran Anda Bertandang ke Papua Ajak Semua Menteri Diskusi yang digelar di Kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (31/8/2019) (Foto: Pantau.com/Bagaskara Isdiansyah)

Pantau.com - Sejumlah pihak mendesak agar Presiden RI Joko Widodo datang ke Papua untuk menenangkan situasi kericuhan yang terjadi imbas dari kasus isu rasial yang terjadi di Provinsi Jawa Timur. Berbagai masukan pun datang dari berbagai pihak salah satunya Komnas Hak Asasi Manusia (HAM).

Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara mengatakan, persoalan paling penting saat ini adalah kemauan pemerintah menyelesaikan Papua secara komperhensif. Untuk itu, ia menyarankan jika Jokowi nanti berkunjung ke Papua agar mengajak juga semua jajaran menteri terkait untuk mendengarkan keluhan masyarakat Papua.

Baca Juga: Fahri Hamzah Minta Jokowi Jelaskan Kondisi Papua, Bukan Cuma Imbauan

"Memang kalau Jokowi datang ke Papua saya kira kalau saran saya ajak semua menteri dalam kabinet mendegarkan keinginan masyarakat, mencatat dan memberikan jawaban. Seperti apa komitmen pemerintah," kata Beka dalam sebuah diskusi yang digelar di Kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (31/8/2019).

Menurutnya, persoalan di Papua ini tidak hanya terpusat di satu titik kasus saja. Menurutnya, masalah itu dimulai dari soal ekonomi, sosial, keamanan hingga ketidak adilan.

"Ini saya kira butuh pendekatan yang jauh lebih komperhensif dari pada dari pendekatan keamanan untuk memadamkan situasi sekarang," ungkapnya.

Beka melanjutkan, jika pemerintah hadir di Papua lebih cepat akan lebih baik. Hanya saja, menurutnya, tak melulu juga harus datang ke Papua, pertemuan juga dengan tokoh atau masyarakat Papua bisa dilakukan di wilayah Timur Indonesia.

" Ini hanya persoalan tempat saja. Yang terpenting adalah kemauan dialog dari sekian banyak komitmen dan program-program yang akan menjawab persoalan Papua," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah meminta Presiden Joko Widodo menjelaskan secara gamblang rencana-rencana dan tindakan-tindakan ke depan yang sudah dan akan diambil dalam rangka membangun kepercayaan masyarakat.

Baca Juga: Wiranto Janji Tindak Tegas Pelaku Kerusuhan di Papua

"Perkembangan terbaru di Papua memerlukan langkah-langkah yang luar biasa dari Presiden, tidak bisa Presiden hanya mengeluarkan imbauan-imbauan yang datar dalam situasi seperti sekarang," kata Fahri di Jakarta, Jumat (30/8/2019).

Dia menilai harus ada pesan yang sampai ke hati masyarakat khususnya masyarakat Papua yang menganggap bahwa ada yang tidak beres dalam cara kita melihat Papua.

Tim Pantau
Editor
Nani Suherni
Category
Nasional

Berita Terkait: