Pantau Flash
Pesawat Lionair Misi Medis Meledak di Filipina, Seluruh Penumpang Tewas
Olimpiade Ditunda, Jepang Pertanyakan Siapa yang Akan Bayar Tagihan
Bogor Siapkan Dua Skenario Lockdown Berkaca dari DKI Jakarta
Dua Pasien RS Darurat Wisma Atlet Meninggal Dunia
Polisi Siapkan Skenario Pembatasan Akses Menuju dan Keluar Jakarta

Pakar: Perlu Kemauan Politik Kuat untuk Mengubah Depok Jadi Lebih Baik

Pakar: Perlu Kemauan Politik Kuat untuk Mengubah Depok Jadi Lebih Baik Dialog Publik yang digelar Kalam HMI dengan tema Para Penantang Petahana 'Siapa Siap, Siapa Kuat' di Depok, Jumat. (ANTARA/Foto: Feru Lantara)

Pantau.com - Pakar Psikologi Politik Universitas Indonesia (UI) Prof. Hamdi Muluk mengatakan perlu kemauan politik yang kuat untuk membenahi Kota Depok menjadi lebih baik lagi.

"Kemauan politik inilah yang menjadi persoalan selama ini di Depok," kata Hamdi Muluk di Depok, Jawa Barat (28/2/2020).

Baca juga: Pemkot Depok Naikkan Pajak Air Tanah 800 Persen, dari Rp500 Menjadi....

Menurut Hamdi Muluk, jika Wali Kota Depok selama ini sibuk mengurus ideologi maka akan sulit untuk menjadi Depok lebih baik lagi.

"Yang diperlukan masyarakat adalah layanan publik yang konkret-konkret seperti perbaikan jalan, mengatasi kemacetan, perbaikan selokan dan lainnya," jelasnya.

Hamdi juga menyoroti masalah sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) yang mencapai hampir Rp1 triliun, seharusnya anggaran ini bisa dimanfaatkan. Ini artinya Pemkot tak ada program dan juga tak ada kemauan. "Jadi cari aman saja," katanya.

Dikatakannya tidak susah mencari kepala daerah misalnya setiap sen APBD itu turut menjadi program yang bermanfaat bagi masyarakat. "Jangan sampai ada silpa karena jika ada silpa berarti kepala daerah tidak mikir," ujarnya.

Baca juga: Infografis Perda Disahkan, Warga Depok yang Punya Mobil Wajib Miliki Garasi

Dikatakannya jika tidak bisa memberikan konsep tekniknya dalam penggunaan APBD ini maka bisa meminta bantuan yang berkompeten misalnya minta bantuan dari Universitas Indonesia.

"Banyak pakar-pakar di UI yang bisa diminta bantuan. Jadi hanya masalah kemauan saja ini karena tidak separtai dengan kepala daerah," katanya.

Untuk itu kata dia jika memang masyarakat menginginkan adanya perubahan Kota Depok menjadi lebih baik lagi maka perlu penyatuan agar pertarungan pilkada nanti menjadi 'Head to Head'.

"Bisa saja pertarungan Pilkada Depok menjadi seperti di level nasional dimana dibentuknya koalisi besar untuk menghadapi PKS," katanya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: