Pantau Flash
Ada 415 Kasus Baru, Total 23.165 Positif COVID-19 di Indonesia
Sang Adik Positif Korona, Via Vallen: Jangan Kucilkan Mereka
Protokol New Normal di Tempat Kerja: Pekerja Tidak Boleh Terlalu Lelah
Puluhan Tahanan di Meksiko Terinfeksi Virus Korona
Analis: COVID-19 Miliki Dampak Luar Biasa pada Keuangan Rumah Tangga

Paloh: Tak Mungkin Kami Reaktif pada Jokowi, Pancasilais Jangan Emosional

Paloh: Tak Mungkin Kami Reaktif pada Jokowi, Pancasilais Jangan Emosional Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh di sela-sela acara Kongres dan HUT Partai NasDem, di Jakarta, Sabtu (9/11/2019). (Foto: Antara/Imam B)

Pantau.com - Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh membantah dirinya reaktif menanggapi candaan Presiden Joko Widodo yang menyinggung pertemuan Paloh dengan Presiden PKS Sohibul Iman.

"Tidak mungkin kami reaktif dengan pernyataan Jokowi. Kami menawarkan alternatif pikiran-pikiran yang menjadi bahan referensi baru," kata Surya Paloh di sela-sela rangkaian Kongres Ke-8 Partai NasDem di JI Expo, Jakarta, Sabtu (9/11/2019).

Presiden Jokowi dalam acara HUT Partai Golkar pada Rabu 6 November 2019, sempat bercanda terkait suasana hati Surya Paloh yang gembira setelah bertemu Presiden PKS beberapa waktu lalu.

Baca juga: Tegas! Jangan Curiga-curiga NasDem Mesra dengan Oposisi

Dia menjelaskan, Indonesia terkenal budaya sopan santun dan ramah tamah sehingga kalau direstorasi dan diperkuat, maka tidak ada salahnya. 

"Kalau Pancasila kita anggap emosional, siapa yang tidak marah bangsa ini, Pancasila alat pemersatu dan ideologi kita," ujarnya.

Paloh juga menjelaskan terkait pernyataannya agar tiap parpol tidak menaruh curiga atas langkah silaturahim yang dilakukannya, itu merupakan niat yang baik. Menurut dia, kalau semua hal itu dilakukan dengan niat baik dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari maka akan membawa manfaat bagi bangsa Indonesia.

Dia mengatakan, pikiran-pikiran besar harus ditawarkan terus menerus, bukan introvert, membawa masalah, sentimental, prasangka macam-macam.

Baca juga: Gerindra Buka Suara Soal Kehadiran Anies Baswedan di Kongres NasDem

Sebelumnya, Surya Paloh menyindir partai-partai yang memiliki sinisme dan kecurigaan terhadap partainya karena bersafari ke partai di luar koalisi seperti PKS. Dia mengatakan, partai-partai yang sinis itu tidak berkarakter Pancasila dan tidak pantas mengaku pancasilais dan nasionalis.

"Mengaku partai nasionalis, pancasilais. Buktikan saja, jangan ngaku pancasilais kalau masih sinis, melakukan propaganda kosong, sudah pasti bukan pancasilais itu," ujar Surya Paloh dalam pembukaan Kongres II Partai NasDem di JIExpo, Jakarta, Jumat kemarin.

Menurut Surya Paloh, partai yang pancasilais adalah partai yang bisa bersikap rendah hati dan merangkul teman.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: