Pantau Flash
Unjuk Rasa di AS Ricuh, 2 Warga Sipil Tewas, Toko Dijarah
Catat Rekor Kasus Baru Korona, Brazil Kawasan Terparah COVID-19
Gitaris Band Legendaris 'KISS', Bob Kulick Meninggal Dunia
Klub Sepakbola La Liga Spanyol Latihan Penuh Mulai 1 Juni 2020
Denda Akibat Pelanggaran PSBB di DKI Jakarta Sentuh Rp600 Juta

Panglima TNI Akan Berkantor di Papua untuk Jangka Waktu Belum Ditentukan

Headline
Panglima TNI Akan Berkantor di Papua untuk Jangka Waktu Belum Ditentukan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto didampingi Kapolri jenderal polisi Tito Karnavian dan Bupati Biak Herry Ario Naap dalam konferensi pers kunjungan ke Biak, Selasa (27/8).(Foto: Antara/Muhsidin)

Pantau.com - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan dirinya akan berangkat ke Papua pada Senin sore dan berkantor di sana untuk jangka waktu yang belum ditentukan.

“Tergantung perkembangan situasi di sana,” kata Panglima TNI di Jakarta, Senin (2/9/2019).

Baca juga: Kapolri: Kelompok Anarkis di Papua Ada Hubungan dengan Network Asing

Panglima TNI mengatakan memantau situasi di Papua terkini dari jarak lebih dekat secara fisik akan sangat memudahkan dalam proses pengambilan keputusan.

“Karena itu, kami akan berkantor di sana dan berapa lamanya tergantung perkembangan situasi,” ujarnya, menegaskan.

Tentang dugaan keterlibatan asing dibalik aksi unjuk rasa pada Kamis 29 Agustus 2019 yang berujung anarkis, Panglima TNI mengatakan,”intelijen lebih paham,”.

Baca juga: Polisi Berikan Inisial Tersangka Aksi Anarkis di Jayapura Papua

Terkait dengan pengamanan Papua terkini, saat ini tercatat sekitar 6.000 pasukan gabungan TNI-Polri diperbantukan untuk menjaga wilayah di timur Indonesia tersebut.

Mereka disebar di beberapa titik di antaranya Jayapura, Nabire, Paniai, Deiyai, Manokwari, Sorong dan Fakfak.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: