Pantau Flash
DPRD DKI Minta PSBB Ketat Kembali Jika 25 Januari Kasus COVID-19 Masih Tinggi
Pijat Plus-plus di Bandung: Muncikari Dapat Rp550 Ribu, Terapis Cuma Cepek
Menparekraf Bertemu Menkominfo Bahas Infrastruktur Telekomunikasi di 5 DSP
Di Depan DPR, Gus Menteri Beberkan Program Prioritas Pembangunan Desa
Lantik PAW Anggota MPR RI, Bamsoet Ingatkan Pentingnya PPHN

Panglima TNI Tegaskan Akan Menindak Anggotanya yang Bertindak Rasis

Panglima TNI Tegaskan Akan Menindak Anggotanya yang Bertindak Rasis Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (tengah) (Foto: Antara/ Indrianto Eko Suwarso)

Pantau.com - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahyanto mengatakan, TNI tidak menolerir anggotanya yang melakukan tindakan rasis termasuk terhadap dua anggota TNI AD yang diproses terkait kasus asrama Papua di Surabaya.

"Dua anggota TNI AD saat ini diproses yaitu danramil karena tidak mengindahkan perintah dan babinsa," kata Marsekal TNI Hadi Tjahyanto kepada wartawan seusai melakukan pertemuan tertutup dengan jajaran TNI-Polri di Mapolda Papua di Jayapura, Selasa (27/8/2019).

Baca juga: Persoalan di Papua Sebaiknya Tak Pakai Pendekatan Militer

Dikatakannya, dalam peristiwa itu ada sejumlah masyarakat yang berada disitu dan saat ini sedang diperiksa siapa yang berteriak rasis.

"Tidak ada toleransi terhadap anggota yang melakukan pelanggaran dan tetap akan diproses karena TNI tidak memberikan ruas atau tempat kepada anggota yang melakukan tindakan rasis," tegas Panglima.

Sementara itu Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan, tercatat tujuh orang sudah diperiksa, namun hingga kini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.

Memang sudah tujuh orang warga sipil yang diperiksa, namun belum ditentukan statusnya siapa yang jadi tersangka.

"Panglima TNI dan saya akan mengevaluasi situasi, dan berkomitmen bersama jaga situasi keamanan Papua serta jangan terpengaruh hoaks," ucap Tito.

Baca juga: Ada Isu Demo Besar, Kapolres Jayapura: Aktivitas Warga Berlangsung Normal

Panglima TNI bersama Kapolri, selama berkunjung ke Papua melakukan kunjungan ke tiga kota yaitu Biak, Jayapura dan Timika yang dijadwalkan Rabu (28/8/2019).


Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - TIH

Berita Terkait: