Pantau Flash
Komisi III DPR RI Desak MenkumHAM Yasonna Laoly Evaluasi Pegawai
Mentan Syahrul Yasin Limpo Dorong Mahasiswa IPB Jadi Petani Modern
Polri: Pemilik Zat Radioaktif Ilegal yang Gemparkan Tangsel Pegawai BATAN
Ada Fenomena CENS dari Laut China Selatan dalam Banjir Jakarta
Marquez Akui Sempat Kesulitan dengan Motor Baru Honda

Pansel KPK Dikritik, Bamsoet: Kita Harus Bisa Tahan Diri

Pansel KPK Dikritik, Bamsoet: Kita Harus Bisa Tahan Diri Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Foto: Pantau.com/ Bagsakara Isdiansyah)

Pantau.com - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) angkat bicara menanggapi terkait adanya sejumlah kritikan yang dilayangkan sejumlah pihak kepada Panitia Seleksi (Pansel) Capim KPK yang dianggap mengistimewakan institusi tertentu dalam loloskan nama capim.

Bamsoet mengatakan, bahwa saat ini apa yang terjadi dalam proses seleksi Capim KPK itu semua menjadi domainnya Pansel. Menurutnya, jika nanti Pansel sudah memberikan nama siapa saja yang lolos seleksi sebagai capim KPK ke DPR, maka DPR akan akan menyaring dan memilih nama yang betul-betul berintegritas.

Baca Juga: 20 Capim KPK Banyak Dikritik, Fadli Zon: Presiden Harus Dengar Dong!

"Ini masih menjadi domain pansel, kita harus bisa menahan diri, termasuk kita di DPR kalau bolanya sudah dioper baru kita bisa memainkan bola itu, sekarang masih di pansel bolanya masih di sana belum masuk ke parlemen," kata Bamsoet di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (29/8/2019).

Sementara itu Bamsoet berharap, Pansel Capim KPK nantinya bisa mengirimkan orang-orang yang memang betul-betul pilihan terbaik.

"Harapan  kami di DPR ke depan pansel bisa mengirim orang-orang yang terbaik di antara yang ada untuk kita pilih 5 dari 10 nanti yang akan dikirim," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Koalisi Masyarakat Sipil (KMS) Antikorupsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengkritik seleksi calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pada tahap terakhir yang meloloskan 20 orang, calon terbanyak berlatar belakang kepolisian. 

"Sebab dari komposisi 20 besar seperti sekarang ini, institusi Kepolisian 4 orang, Kejaksaan 3 orang, Universitas 2 orang, Pengadilan 1 orang, dan dari internal KPK 2 orang. Dengan komposisi ini yang didominasi kepolisian," ujar Anggota KMS Antikorupsi Sultra Kisran Makati dalam keterangannya, Minggu, 25 Agustus 2019.

Baca Juga: Komisi III DPR Tegaskan Tak Ada Kecacatan di Pansel Capim KPK

Dia pun menyindir jika mereka terpilih maka masyarakat dapat beranggapan bahwa kantor kepolisian nantinya akan berada di dua tempat. "Di Jalan Trunojoyo dan Kuningan," kata dia.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Category
Nasional

Berita Terkait: