Pantau Flash
Anies Baswedan Perpanjang Tanggap Darurat Jakarta hingga 19 April
Positif COVID-19 Meningkat, 1.155 Kasus, 102 Meninggal, dan 59 Sembuh
Cegah Penyebaran Virus Korona, Menag Imbau Masyarakat Tidak Mudik
Seorang Dokter Positif Tertular Virus Korona dari Klaster Bima Arya
Presiden Prancis Ingatkan Italia Waspada Bantuan China dan Rusia

Papua Sudah Kondusif, Apa yang Akan Diberikan oleh Kemensos?

Papua Sudah Kondusif, Apa yang Akan Diberikan oleh Kemensos? Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita. (Foto: Antara/Katriana)

Pantau.com - Kementerian Sosial mengatakan situasi keamanan di Papua telah kondusif dan menjanjikan komitmen untuk memberikan perhatian berupa bantuan sosial dan pemulihan trauma pascakonflik di Papua.

"Papua sudah kondusif. Kami sudah memberikan komitmen bahwa pemerintah, Kemensos akan memberikan bantuan sosial," kata Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita kepada media usai mengisi Bimbingan Teknis Keserasian Sosial 2019 yang digelar di Kementerian Sosial di Jakarta, Jumat (6/9/2019).

Baca juga: Ada Pengaruh ISIS di Kerusuhan Papua? Densus 88 Turun Tangan

Kementerian Sosial mengatakan sudah siap memberikan bantuan sosial berupa santunan bagi ahli waris dan bantuan stimulan terhadap bisnis yang pertokoannya terkena dampak aksi demonstrasi yang berujung pada kekerasan dan pembakaran.

Rencananya bantuan tersebut akan segera dikirimkan setelah menerima data terverifikasi korban yang berhak menerima bantuan tersebut. "Verivalinya sudah siap minggu depan. Begitu verivali kami siap akan kucurkan," kata dia.

Baca juga: Beredar Selebaran DPO Provokator Papua, Polda Metro Tegaskan Tak Benar

Mensos mengatakan jumlah bantuannya tidak dibatasi. Kementeriannya akan memberikan bantuan apapun yang dibutuhkan berdasarkan data korban yang masuk.

"Kami tidak menetapkan satu anggaran tertentu. Jadi data apapun yang terverifali, maka akan kami berikan," kata dia lebih lanjut.

Selain santunan dan dana stimulan, Kemensos juga akan menerjunkan tim layanan dukungan psikososial (LDP) untuk membantu proses penyembuhan traumatik bagi masyarakat yang terkena dampak.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: