Pantau Flash
Kapolda Sumut Copot Kapolsek Kutalimbaru, Buntut Ulah Anak Buahnya Cabuli Istri Tahanan
Relawan Jokowi Mania Gugat Instruksi Mendagri ke PTUN Jakarta
Sebuah SD Negeri Disegel Warga di Hari Pertama Belajar Tatap Muka, Orang Tua Siswa Kebingungan
Sungguh Perbuatan Biadab! Jemaah Sholat Subuh di Masjid Ditembaki Secara Brutal, 18 Orang Tewas dan 20 Lainnya Luka
Perintah Presiden Soal Harga Tes PCR Rp300 Ribu Harus Dijalankan, Tak Boleh Ada Toleransi!

Pasha Ungu: Perintah DPP PAN Harus Maju Pilgub Sulawesi Tengah

Pasha Ungu: Perintah DPP PAN Harus Maju Pilgub Sulawesi Tengah Sigit Purnomo Said atau Pasha Ungu. (Foto: Antara/Muhammad Hajiji)

Pantau.com - Wakil Wali Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sigit Purnomo Said (Pasha) mendapat arahan DPP PAN menjadi kandidat gubernur dan bertarung di pemilihan kepala daerah serentak pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur tahun 2020.

"Ya perintahnya maju, perintah DPP harus maju gubernur," ucap Pasha, di Palu, Kamis (5/9/2019), berkaitan dengan kontestasi pemilihan kepala daerah gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Tengah yang akan berlangsung tahun 2020.

Baca juga: Diusulkan Maju di Pilgub Sulteng 2020, Pasha 'Ungu' Tersanjung

Pasha, selain selebriti merupakan seorang politisi PAN yang cukup diperhitungkan di kalangan politisi dalam kontestasi pilkada Sulteng. Namun, suami dari Adelia Wilhelmina itu mengaku belum menjawab arahan dan perintah DPP PAN terkait menjadi kandidat Gubernur Sulteng.

"Saya belum menjawab, saya katakan kepada teman-teman di partai khususnya DPP, saya bilang Pak Sekjen izinkan satu tahun bencana ini terlewatkan. Artinya, kita harus hormati duka yang dialami masyarakat," ujar dia.

Pasha tidak ingin ada kesan di masyarakat terhadap dirinya, bahwa ia hanya sibuk mengurus pilkada. Olehnya ia menyebut terkait momentum pilkada, kata dia, nanti akan ada saatnya.

"Nanti pada saatnya kita pun tidak bisa ngomong apa-apa, karena proses dari terkait pilkada sudah berjalan," sebut dia.

Baca juga:

Pasha mengaku tidak tergesa-gesa menentukan pilihan untuk menjadi salah satu kandidat di pilkada Sulteng. "Iya, Insya Allah. Karena tidak mungkin partai memberikan arahan dan perintah tanpa ada informasi dari lapangan, tidak mungkin partai omong kosong. Saya belum melakukan survei, tetapi partai-partai lain sudah melakukan survei," sebut dia.

Meski Pasha mengaku telah berkomunikasi, namun hanya sebatas diskusi dengan dua tokoh di Sulteng yang disebut-sebut akan maju sebagai kandidat gubernur seperti Hidayat Lamakarate dan Ahmad M Ali. Bahkan, komunikasi itu sampai mengarah pada membangun koalisi di pilkada Sulteng.

"Ajakan untuk bersama-sama saya kira sudah sempat tercetus, namun ini belum final," katanya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: