Pantau Flash
Upacara Tetap Digelar di Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2020
Presiden Jokowi Kaji Prioritas Usulan 245 Proyek Strategis Nasional Baru
Usai PSBB, Terbitlah Pusat Perbelanjaan Kota Malang
Indonesia Kecam Rencana Aneksasi Israel Terhadap Palestina
Welcome New Normal: Penumpang KRL Dilarang Bicara dan Telepon

Pasien Positif COVID-19 di Sumbar Bertambah Jadi 12 Orang

Pasien Positif COVID-19 di Sumbar Bertambah Jadi 12 Orang Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Jumlah pasien yang terkonfirmasi positif virus korona baru (COVID-19) di Sumatera Barat bertambah 1 menjadi 12 orang berdasarkan hasil uji sampel di Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand.

"Hari ini keluar hasil uji sampel dari Pasien Dalam Pengawasan (PDP) hasilnya satu positif," kata Kepala Biro Humas Sekretariat Provinsi Sumbar, Jasman di Padang, Rabu (1/4/2020).

Baca juga: Ternyata Ini Isi Pembicaraan Prabowo dan Menhan AS di Telepon

Pasien tersebut perempuan, pekerjaan ibu rumah tangga berusia 51 tahun dan berasal dari Padang.

Sekarang yang bersangkutan dirawat dan diisolasi di Rumah Sakit Achmad Muchtar Bukittinggi.

"Pasien ini tercatat masuk ke RS Achmad Muchtar pada 28 Maret 2020. Diduga terpapar karena ada keluarga pulang dari Malaysia dan tetangga dari Jakarta," katanya.

Riwayat kontak dari pasien sedang di-tracking oleh tim untuk diambil tindaklanjut agar penyebarannya bisa dikendalikan.

Total pasien yang telah terkonfirmasi positif terjangkit COVID-19 di Sumbar berjumlah 12 orang dengan rincian enam orang dirawat di RSUP M DJamil yaitu di ruang isolasi tiga orang, dan isolasi mandiri tiga orang.

Baca juga: 10.597 Warga Jabar Sudah Ikut Rapid Test, 409 Ditemukan Positif COVID-19

Sementara di RS Achmad Muchtar dirawat lima orang yaitu tiga orang diisolasi dan dua orang isolasi mandiri. Dari 12 pasien positif itu, satu meninggal dunia.

Jasman mengatakan masyarakat bisa mengakses informasi terkait jumlah Orang Dalam Pemantauan, Pasien Dalam Pengawasan dan pasien positif di laman resmi penanganan coronavirus Sumbar pada https://corona.sumbarprov.go.id.

Itu dimaksudkan untuk meminimalkan berita bohong atau hoaks yang bisa meresahkan masyarakat.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: