Pantau Flash
Anies Baswedan Perpanjang Tanggap Darurat Jakarta hingga 19 April
Positif COVID-19 Meningkat, 1.155 Kasus, 102 Meninggal, dan 59 Sembuh
Cegah Penyebaran Virus Korona, Menag Imbau Masyarakat Tidak Mudik
Seorang Dokter Positif Tertular Virus Korona dari Klaster Bima Arya
Presiden Prancis Ingatkan Italia Waspada Bantuan China dan Rusia

Patung BJ Habibie Terbuat dari Perunggu Diresmikan di Gorontalo

Patung BJ Habibie Terbuat dari Perunggu Diresmikan di Gorontalo BJ Habibie. (Foto: Antara)

Pantau.com - Putra sulung BJ. Habibie, Ilham Akbar Habibie, meresmikan patung dan taman Bacharuddin Jusuf Habibie, Presiden Indonesia ke-3 RI, di Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, Senin (25/11/2019).

Peresmian ditandai dengan pemasangan prasasti yang ditandatangani dua putra BJ Habibie, Ilham Akbar Habibie dan Thareq Kemal Habibie.

Selain dihadiri Ilham, peresmian patung juga dihadiri oleh dua saudari kandung BJ Habibie yakni Alweni Kalsum Habibie dan Yayu Modar Habibie serta kakak iparnya Sri Sudarsono. Gubernur Gorontalo Rusli Habibie bersama istri Idah Syahidah turut mendampingi.

“Sebelum beliau meninggal, beliau sangat setuju dan senang. Saya akan ke Gorontalo untuk meresmikan patung. Allah berkehendak lain, Allah lebih sayang beliau dan menghembuskan nafas terakhir di RSPAD. Oleh karena itu, putra tertua beliau, Pak Ilham Habibie yang akan meresmikan,” kata Gubernur, Senin (24/11/2019). 

Baca juga: 'Habibie Ainun 3' di Mata Putra Sulung

Lebih lanjut Rusli menjelaskan, pembuatan patung di pintu masuk Bandara Djalaluddin untuk memberikan penghormatan kepada Presiden ke-3 Indonesia itu.

Sebagai orang berdarah Gorontalo, BJ Habibie diharapkan menjadi panutan bagi generasi yang akan datang.

“Beliau selalu mengatakan saya orang Gorontalo, tetapi belum ada satu monumen yang bisa kita ingat bahwa Presiden ke-3 yang diakui oleh dunia ilmunya berasal dari Gorontalo. Akhirnya saya, bupati, wali kota dan tokoh-tokoh adat membuat patung ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Ilham Habibie atas nama keluarga besar mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada pemerintah dan masyarakat Gorontalo yang sudah mengabadikan sosok ayahnya dalam bentuk patung.

Baca juga: Kata Politisi Malaysia Soal BJ Habibie yang Menolongnya saat di Penjara

Ilham mengisahkan bagaimana ayahnya merintis industri pesawat terbang di tahun 1970-an. Ketika itu, masyarakat Indonesia masih awam dan meragukan industri itu bisa berhasil.

“Tapi kalau kita lihat saat ini, maka kita mengerti tanpa ada pesawat terbang, Indonesia ini akan sulit kita kembangkan. Pesawat menjadi infrastruktur dasar di negara yang mempunyai lebih dari 17.000 pulau ini,” tambahnya.

Patung yang terbuat dari perunggu itu sebetulnya sudah selesai dibangun awal tahun 2019 lalu, dengan biaya Rp1,9 miliar dan tamannya senilai Rp1,7 miliar.

Desain patung dirancang warga Gorontalo M. Angga Restu Dinata dan dibuat oleh dua seniman Yogyakarta, Soewardi dan Lutse Morin.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Lilis Varwati

Berita Terkait: