Pantau Flash
BMKG Prediksi Banjir Rob di Cirebon Terjadi hingga 6 Juni
Perkuat Ekonomi Umat, Kemenko Perekonomian Kolaborasi dengan NU
DPRD Jember dengan Bupati Tidak Akur, La Nyalla Bakal Adukan ke Presiden
Erick Thohir Ganti Dirut PT Pembangunan Perumahan
Doni Monardo Sebut Akan Ada Standarisasi Harga Tes PCR

PDIP Dorong Jokowi Segera Tunjuk Orang Isi Posisi Wamendikbud

PDIP Dorong Jokowi Segera Tunjuk Orang Isi Posisi Wamendikbud Ilustrasi (Foto: Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 Tahun 2019 yang mengatur tentang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Salah satunya, memuat posisi wakil menteri, yang tertuang dalam Pasal 2 ayat 1. Perpres tersebut ditandatangani 24 Oktober 2019.

Namun, sampai sekarang, Nadiem Makarim yang ditunjuk sebagai Mendikbud belum ditemani posisi Wakil Menteri. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, jabatan wakil menteri pendidikan harus segera diisi.

Baca Juga: Soal Aplikasi Sistem Pendidikan, Komisi X Ingatkan Hal Ini ke Nadiem

"PDIP mendukung perlunya ada jabatan Wakil Menteri guna membantu pekerjaann Nadiem. Pasalnya, tanggung jawab untuk mencerdaskan bangsa, sangatlah besar dan perlu mendapatkan dukungan lebih," ucap Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto di Solo, Jawa Tengah, Jumat (8/11/2019).

"Mengingat tanggung jawab yang begitu besar di dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, juga diperlukan posisi Wakil Menteri Pendidikan," tambahnya.

Dengan demikian, lanjut Hasto, persoalan mendasar pendidikan, baik soal membumikan Pancasila, mengajarkan moral dan etika, bisa semakin kian masif diberikan, guna mencerdaskan kehidupan bangsa. 

"Persoalan mendasar baik di mulai dari aspek-aspek membumikan ideologi Pancasila, moral, etika, dan pendidikan budi pekerti, juga pendidikan terhadap penguasaan ilmu-ilmu dasar sebagai fundamen kemajuan Indonesia Raya," ungkapnya.

Baca Juga: PAN Sedang Cocokkan Waktu Temui PDIP

Dia mengingatkan, jika itu direalisasikan, maka Wakil Menteri dan Menteri harus berjalan seiring bersama, demi meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia. 

"Kesatupaduan Menteri Pendidikan dan Wakil Menteri Pendidikan sangat diperlukan," pungkasnya.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: