Pantau Flash
183 Jemaah Masjid Kebun Jeruk Dipindahkan ke RS Wisma Atlet
Anies Baswedan Perpanjang Tanggap Darurat Jakarta hingga 19 April
Positif COVID-19 Meningkat, 1.155 Kasus, 102 Meninggal, dan 59 Sembuh
Cegah Penyebaran Virus Korona, Menag Imbau Masyarakat Tidak Mudik
Seorang Dokter Positif Tertular Virus Korona dari Klaster Bima Arya

PDIP Umbar Kemesraan dengan Banser

PDIP Umbar Kemesraan dengan Banser Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto saat memberikan materi pada Kursus Banser Pimpinan Angkatan V di Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (27/2/2020). (ANTARA/HO-PDIP)

Pantau.com - Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan mengajak Barisan Ansor Serba Guna (Banser) Nahdlatul Ulama untuk mengembangkan semangat Indonesia berdaulat dan berdikari, khususnya di bidang pangan.

"PDI Perjuangan mengajak semua pihak untuk menggali potensi dalam negeri yang luar biasa. Semangat berdikari jadi komitmen politik dan jadi tradisi yang dimulai dari cinta tanah air serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi," kata Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto saat memberikan materi pada Kursus Banser Pimpinan Angkatan V di Pasuruan, Jawa Timur, Kamis malam (27/2/2020).

Baca juga: PDIP Bukan Bingung, tapi Sengaja Tunggu Lawan di Pilkada Surakarta

Baginya, semangat itu sejalan dengan semangat Hubbul Wathan Minal Iman yang bermakna bahwa cinta tanah air sebagian dari iman. Dan itu harus terus dikembangkan.

"PDI Perjuangan meyakini Banser menjadi salah satu pilar utama untuk memelihara semangat berdikari," lanjut Hasto dalam siaran persnya.

Ia mengatakan, seluruh kekuatan nasional diharapkan bersatu dan bisa memecahkan masalah bangsa secara bersama.

Dalam kesempatan itu, Hasto menyampaikan PDIP juga menawarkan kerja sama pelatihan bersama GP Ansor dan Banser sebagai wujud kedekatan hubungan kedua pihak.

Menurutnya, kedekatan ini harus terus dijaga, apalagi di tengah tren upaya membenturkan kalangan Nasionalis dan Islam.

"Kita berkeringat membangun sejarah Indonesia dan terhadap masa depan Indonesia," ucap Hasto yang mendapat aplus dari ratusan peserta kursus dari 34 provinsi.

Baca juga: PDIP Berpeluang Cetak Rekor di Pemilu 2024

Hasto juga menggambarkan bagaimana banyak wakil dari NU untuk calon legislatif dan calon kepala daerah di partainya.

"Perhatian PDI Perjuangan terhadap NU tidak perlu diragukan lagi. Itu kesadaran sejarah bagi PDI Perjuangan. NU bersama PDI Perjuangan menjaga kebhinnekaan sejak dulu," ujar Hasto.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - RZK

Berita Terkait: