Pantau Flash
Menteri PPPA Ungkap UU Ketenagakerjaan Tumpang Tindih Soal ASI 6 Bulan
Pemerintah Siapkan Pendanaan Vaksin COVID-19 Sebesar Rp5 Triliun
Bandung Buka Sekolah Tatap Muka Mulai 18 Agustus 2020
Gempa Bumi Magnitudo 5,3 Guncang Maluku Utara
Menteri Edhy: Saya Bukan Menteri Kelautan dan Periklanan

Pelaku Penyiraman Cairan Kimia di Jakbar Mengaku Tak Dapat Perhatian Kakak

Pelaku Penyiraman Cairan Kimia di Jakbar Mengaku Tak Dapat Perhatian Kakak Garis polisi (Foto: Pantau.com/Adryan Novandia)

Pantau.com - Penyidik Polda Metro Jaya untuk sementara menyimpulkan motif FY melakukan penyiraman cairan kimia adalah karena kurangnya perhatian dari kakak perempuannya.

Tersangka FY diketahui telah ditahan oleh polisi lantaran melakukan penyiraman cairan kimia terhadap tujuh orang perempuan di tiga lokasi berbeda.

"Kenapa korbannya perempuan semua? Karena kakaknya perempuan," ujar Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Senin (19/11/2019).

Baca juga: Polisi Beberkan Motif Pelaku Tunggal 3 Penyiraman Air Keras di Jakbar

"Itu alasan yang bersangkutan, yakni merasa kurang diperhatikan. Tapi kita masih mendalami apakah itu motif yang sebenarnya atau tidak. Penyidik masih bekerja," katanya.

Dijelaskan Gatot, perhatian dalam hal ini adalah ketika pelaku terluka dan dirawat di rumah sakit, tersangka FY mengaku kurang diperhatikan oleh kakaknya.

"Menurut keterangan pelaku, pelaku pernah jatuh dan robek di kepalanya dan yang bersangkutan kurang mendapat perhatian dari kakaknya, bahkan ketika di rumah sakit dia kurang mendapat perhatian kakaknya," ujarnya.

Polisi kemudian juga meminta keterangan dari kakak korban untuk mengklarifikasi pernyataan tersangka. Namun kakak tersangka membantah pernyataan FY

"Sudah dicek sama penyidik kita, kakaknya itu memperhatikan," tutur Gatot.

Baca juga: Pelaku 3 Penyiraman Air Keras di Jakarta Barat Ditangkap, Dilakukan 1 Orang

Gatot mengatakan, polisi masih memeriksa tersangka secara intensif termasuk pemeriksaan psikologinya.

"Ini kita masih lakukan pemeriksaan psikologi, hasilnya belum keluar. mungkin nanti malam atau besok sudah keluar untuk itu," tuturnya.

Dia juga menyebutkan salah satu hobi pelaku adalah bermain gim secara daring di ponselnya. Namun polisi belum menemukan keterkaitan antara hobi dan aksinya.

Hasil pemeriksaan juga menunjukkan tersangka FY negatif mengonsumsi narkoba.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - RZK

Berita Terkait: