Pantau Flash
Virus Korona Telah Sampai Afrika, Nigeria Konfirmasi Korban Pertama
Perusahaan Asuransi Mendata Klaim Banjir Jakarta
Kapal Berkecepatan 40 Knot Disiagakan TNI di Pulau Sebaru Jaga WNI
Yasonna Sebut Telah Kantongi Nama Dirjen PAS Baru
Mahfud MD: Tidak Ada Kontradiksi Agama dan Pancasila!

Pemeran Video Porno Gangbang 'Vina Garut' Terancam 12 Tahun Bui

Headline
Pemeran Video Porno Gangbang 'Vina Garut' Terancam 12 Tahun Bui Ilustrasi video porno (Foto: Pantau.com/Amin H Al Bakki)

Pantau.com - Kejaksaan Negeri Garut menyatakan, ketiga terdakwa kasus video porno gangbang di Kabupaten Garut, Jawa Barat, dapat diancam hukuman 12 tahun penjara karena melanggar Undang-undang tentang Pornografi.

"Kami kenakan pasal 4 ayat 1 Undang-undang Pornografi dengan ancaman maksimal 12 tahun (penjara)," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU), Dapot Dariarma, SH usai sidang perdana kasus pornografi di Pengadilan Negeri Garut, Kamis (28/11/2019).

Baca juga: Video Porno Vina Garut, Polisi Cari Tahu Umur Pemeran Wanita saat Kejadian

Ia menuturkan, ketiga terdakwa yakni pemeran dua laki-laki dan satu perempuan itu bisa juga diancam hukuman lebih yakni selama 22 tahun jika diterapkan dua pasal.

Namun ancaman hukuman itu, kata dia, bisa juga diancam 10 tahun penjara apabila mengacu pada Pasal 8 Junto 34 Undan-undang tentang Pornografi.

"Sedangkan alternatifnya yakni pasal 8 junto 34 Undang-undang Pornografi dengan ancaman 10 tahun," katanya.

Ia menyampaikan, pada sidang perdana yang digelar tertutup dengan agenda pembacaan dakwaan itu tidak membuat ketiga terdakwa melakukan eksepsi atau keberatan.

Pada sidang selanjutnya yang diagendakan 3 Desember 2019, kata Dapot, akan menghadirkan sejumlah saksi untuk memberikan keterangan di hadapan majelis hakim.

"Sidang dilanjutkan Selasa depan, agendanya pemeriksaan saksi," katanya.

Baca juga: Pemeran Pria Kasus Video Porno Vina Garut Meninggal, Apa Langkah Polisi?

Ia menyebutkan, jaksa memiliki sembilan saksi dan yang akan dihadirkan pada sidang berikutnya hanya tiga sampai empat orang.

"Dari sembilan saksi, kami akan mendatangkan tiga atau empat saksi," katanya.

Sidang perdana tiga terdakwa yakni inisial W dan D pemeran laki-laki lalu inisial V pemeran perempuan mengikuti sidang tertutup di Pengadilan Negeri Garut mulai pukul 14.00 sampai 15.30 WIB.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - RZK
Category
Nasional

Berita Terkait: