Pantau Flash
Penyidik Periksa Delapan Karyawan dalam Penyidikan Kebakaran Kejagung
Mantan Direktur Keuangan Jiwasraya Dituntut Penjara Seumur Hidup
RSKI Pulau Galang Khusus Pasien COVID-19 Penuh
Pecah Rekor Lagi! Positif COVID-19 di Indonesia Tambah 4.465 Kasus
Prabowo Targetkan 1,4 juta Hektare Lahan Singkong di Akhir 2025

Pemerintah Kabulkan Permohonan Ekstradisi Hong Kong, Ciduk Pelaku Kejahatan

Pemerintah Kabulkan Permohonan Ekstradisi Hong Kong, Ciduk Pelaku Kejahatan Pemerintah kabulkan permohonan ekstradisi (Foto: istimewa)

Pantau.com - Pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM RI mengabulkan Permohonan Ekstradisi dari Pemerintah Hong Kong untuk seorang Warga Negara Perancis Hubert Marie Echene.

Echene adalah tersangka tindak pidana yang berkaitan dengan pengelolaan properti yang diketahui atau dipercaya merupakan hasil dari tindak pidana sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Hong Kong khususnya mengenai Kejahatan Serius dan Terorganisasi (Organized and Serious Crimes Ordinance).

Baca juga: Pimpinan KPK Terpilih Harus Mampu Kembalikan Kepercayaan Publik

Direktur Otoritas Pusat dan Hukum Internasional (OPHI) Ditjen Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) Kemenkumham, Tudiono dalam keterangannya, Senin (16/9/2019) menjelaskan Presiden melalui Keppres No. 20 Tahun 2019 melakukan pelaksanaan ekstradisi atas nama Echene kepada Pemerintah Hong Kong bertempat di Kejaksaan Tinggi Bali.

Bertindak selaku wakil Pemerintah RI adalah Direktur OPHI Ditjen AHU Kemenkumham.

"Pemerintah RI untuk ikut serta secara aktif dalam pemberantasan kejahatan lintas negara melalui kerjasama internasional di bidang ekstradisi, termasuk dengan Pemerintah Hong Kong," kata Tudiono.

Baca juga: Peneliti: Kelahiran KPK Sebagai Pemicu Lembaga Hukum Lain Berbenah

Kelancaran dalam penanganan permintaan ekstradisi ini merupakan hasil kerja sama antar kementerian/lembaga terkait, yaitu Kementerian Luar Negeri RI, Kejaksaan RI, Kepolisian Negara RI, dan Kementerian Sekretariat Negara RI yang dikoordinasikan oleh Kementerian Hukum dan HAM RI.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia