Pemerintah Minta Perketat Aturan Scan PeduliLindungi saat Masuk Mal yang Kian Kendor

Headline
Aplikasi PeduliLindungi (Foto: Instagram)

Pantau – Saat ini peraturan memindai barcode aplikasi PeduliLindungi untuk memasuki pusat perbelanjaan maupun di tempat umum lainnya tampak makin kendor lantaran telah menurunnya tingkat penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Terkait hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia Airlangga Hartarto menyampaikan pesan Presiden Jokowi untuk terus memperketat dalam penerapan aplikasi PeduliLindungi.

“Kemudian yang berikut juga tadi bapak presiden mengingatkan bahwa aplikasi PeduliLindungi di berbagai tempat untuk terus diperketat, jadi tidak boleh kendor,” kata Airlangga dalam jumpa pers pada Senin (4/7/2022).

Adapun pemerintah mengingatkan hal tersebut karena angka pandemi di beberapa negara lain hingga saat ini masih dibilang tinggi.

“Karena beberapa tempat termonitor agak kendor, jadi ini yang harus diingatkan lagi. Karena tadi diingatkan beberapa negara masih tinggi, jadi pandemi belum usai,” tambahnya.

Ia menyayangkan dengan kendor dan lalainya penerapan memindai barcode aplikasi PeduliLindungi yang ada di berbagai tempat umum. Ia juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar tetap memakai masker saat berkontak dekat orang lain.

“Kita lihat di beberapa mal tidak seketat sebelumnya, jadi saya memonitor di beberapa mal dan beberapa kegiatan, itu aplikasinya, barcode-nya ada tapi pengunjung yang masuk tanpai memindai,” katanya.

“Dan menjadi yang utama kan ke mal, restoran, sekolah, bioskop yang lain harus tetap diperketat, dan di luar pun kalau jaraknya dekat silakan menggunakan masker,” sambung Airlangga.

Tim Pantau
Editor
M. Abdan Muflih