Pemilik Lahan Sebut Biayai Sendiri Penggalian Beras Bansos: Yang Penting Bisa Buka Tabir Kejahatan

Headline
Beras bantuan sosial (bansos) ditimbun dalam tanah di Depok. (Foto: Tangkapan layar)

Pantau – Penemuan beras bantuan sosial (bansos) yang ditimbun di dalam tanah di Kota Depok itu sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu.

Rudi Samin yang merupakan pemilik tanah tersebut mengaku bahwa dirinya membiayai sendiri proses penggalian beras bansos itu.

“Dana pribadi,dari awal sampai akhir sampai sekarang dana pribadi,” kata Rudi, Rabu (3/8/2022).

Sedangkan, mengenai kerugian dari penemuan tersebut atau berapa biaya yang harus dikeluarkan oleh Rudi Samin, ia tidak menghitung yang terpenting menurutnya adalah dapat mengungkap kasus ini.

“Standar, artinya bahwa kerugian-kerugian itu standar, saya tidak menghitung-hitung yang penting saya bisa membuka tabir kejahatan yang ada di lokasi tanah saya,” ungkapnya.

Saat ini, Rudi pemilik lahan sedang menuju lokasi tanahnya yang digarap oleh oknum yang menimbun beras bantuan sosial (bansos) sebanyak 3,5 ton sejak tahun 2021.

Seperti yang dilihat tim Pantau.com di lokasi, Rabu (3/8/2022) pukul 09.00 WIB. Terlihat beberapa orang Kementerian Sosial datang mengecek lokasi penimbunan bansos menggunakan atribut Kemensos. Namun sampai saat ini pihak kepolisian dan bulog belum datang.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah karung beras ditimbun di dalam tanah lapang yang berada di Kampung Serab, Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat, pada Minggu (31/7/2022). Dilaporkan, yang akhirnya beras-beras itu menyebarkan bau busuk.

Video pemenuan itu diunggah oleh beberapa akun Instagram yang salah satunya adalah @kabarnegri, Minggu. Tampak dalam video pendek tersebut, beras-beras itu ditimbun dalam tanah dan dibungkus karung berukuran 20 kilogram, bahkan ada yang ditutup terpal biru.

Dikabarkan, beberapa karung beras itu bertuliskan ‘Beras Kita’. Tampak karung-karung beras ada yang sebagian terbuka dan memperlihatkan beras sudah membusuk.

Diketahui, Bansos presiden untuk warga terdampak Covid-19 yang tertimbun di dalam tanah itu terungkap setelah ahli waris pemilik lahan, Rudi Samin, melakukan penggalian menggunakan alat berat dan tengah ditangani Polrestra Depok.

Rudi menegaskan akan menempuh jalur hukum terkait temuan “kuburan” bansos dan penggunaan lahan tanpa izin tersebut.

Tim Pantau
Editor
Firdha Rizki Amalia