Pantau Flash
Cuaca Tak Menentu, Pemkab Bogor Larang Korban Banjir Bandang Puncak Pulang
Antam Klaim Tak Bersalah Soal Transaksi Emas di Surabaya dan Akan Banding
Eksportir Sambut Positif Dukungan Kuat Pemerintah untuk Sarang Burung Walet
Persib Akan Perpanjang Kontrak Pemain yang Habis pada Februari
Kasus Positif Virus Korona di RI Bertambah 10.365, Total Jadi 927.380 Orang

Pemkot Depok Targetkan 126 Kampung Masuk dalam Program KB Tahun 2020

Headline
Pemkot Depok Targetkan 126 Kampung Masuk dalam Program KB Tahun 2020 Wali Kota Depok, Mohammad Idris. (Foto: Antara/Feru Lantara)

Pantau.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Jawa Barat, menargetkan sebanyak 126 Kampung masuk dalam program Keluarga Berencana (KB). Rencana itupun sudah ditegaskan oleh Wali Kota Depok, Mohammad Idris.

"Jika tahun ini sudah terbentuk 63 Kampung KB, rencananya di tahun 2020 Pemkot Depok akan menambah 63 Kampung KB lagi sehingga jumlahnya genap mencapai 126," ungkap Idris, Rabu (28/8/2019).

Baca juga: Sutiyoso Nilai Jika Depok dan Bekasi Gabung Jakarta Hanya Dapat Racunnya

Idirs menjelaskan saat ini Kampung KB sudah terbentuk di 63 kelurahan yang ada, dan nantinya akan terus bertambah sampai akhir tahun nanti.

"Upaya pengendalian jumlah penduduk melalui program Keluarga Berencana (KB) terus diperkuat pada Pemerintah Kota (Pemkot) Depok," tambahnya.

Mohammad Idris menjelaskan Kampung KB bukan hanya berkaitan dengan kontrasepsi. Namun, pembentukan Kampung KB bertujuan untuk mewujudkan delapan fungsi keluarga. Program ini juga membutuhkan partisipasi dari seluruh lapisan masyarakat. Mulai dari camat, lurah,  ketua RT/RW, hingga tokoh masyarakat.

Baca juga: Ada 9 UU yang Harus Direvisi Terkait Pemindahan Ibu Kota, Apa Saja?

"Jadi, Kampung KB bagaimana kita bisa mengembangkan seluruh komponen yang ada di masyarakat, demi mewujudkan kesejahteraan keluarga," tutup Idris.


Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - ANU

Berita Terkait: