Pantau Flash
Uji Klinis Fase 1 Vaksin Merah Putih Pertengahan 2021
PSSI Akan Gelar Kongres Tahunan Secara Tatap Muka Demi Hindari Gangguan Internet
Bupati Purwakarta Imbau Warganet Hati-hati dengan Akun Palsu yang Mencatut Namanya
Gunung Merapi Erupsi, Hujan Abu Guyur Sejumlah Wilayah di Boyolali
Korban Meninggal Dunia Akibat Gempa di Sulbar Mencapai 105 Orang

Peneliti: Kelahiran KPK Sebagai Pemicu Lembaga Hukum Lain Berbenah

Headline
Peneliti: Kelahiran KPK Sebagai Pemicu Lembaga Hukum Lain Berbenah Gedung KPK. (Foto: Pantau.com/Yusuf Fadillah)

Pantau.com - Lahirnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ketika era reformasi disebut sebagai pemicu agar lembaga penegak hukum lain melakukan pembenahan. 

Oleh sebab itu kewenangannya dibuat khusus dan jauh berbeda dengan lembaga-lembaga lainnya.

"Sebagai anak kandung langsung dari reformasi, KPK dibentuk memang dengan semangat seperti itu. Hadir untuk men-trigger lembaga-lembaga penegakan hukum yang ada, agar segera berbenah," ujar Peneliti bidang hukum lembaga The Indonesian Institute, Muhammad Aulia Y Guzasiah di Jakarta, Minggu, (15/9/2019). 

Sehingga, menurutnya, revisi UU KPK merupakan salah satu upaya untuk melemahkan kewenangan-kewenangan khusus KPK.

Baca juga: Kata Mahfud, KPK Tak Bisa Kembalikan Mandat ke Presiden

"Hal ini tentu merupakan suatu pelemahan. Jika sudah demikian, KPK tidak akan jauh berbeda lagi dengan lembaga-lembaga lainnya. Tentunya, rakyat akan kembali kehilangan kepercayaan dan harapan akan pemerintahan yang bersih jauh dari korupsi," ujar dia.

Dia menegaskan yang sebenarnya diperjuangkan masyarakat sipil saat ini adalah KPK sebagai institusi dengan segala kewenangannya.

Di sisi lain, faktor manusia yang nantinya memimpin KPK bukan berarti dikesampingkan. Justru karena KPK dibentuk untuk tugas yang khusus dan dengan kewenangan yang khusus, masyarakat perlu memastikan pimpinan benar-benar diisi oleh orang yang tepat.

"Agar ke depan KPK tidak dijadikan alat untuk melakukan penyelewengan kekuasaan," pungkasnya.

Tim Pantau
Editor
Nani Suherni
Penulis
Lilis Varwati

Berita Terkait: