Pantau Flash
Lagi, Polisi Grebek Kantor Pinjol Ilegal di Jakut
Polisi Tangkap Ketua Umum GMBI
Edy Mulyadi Tolak Panggilan Hari ini, Bareskrim Siapkan Panggilan Kedua
Waduh, Pengadilan Jakarta Pusat dan Tipikor Tutup Sampai 31 Januari
Edy Mulyadi Tak Penuhi Panggilan Bareskrim, Soal 'Jin Buang Anak'

Peneliti: Kelahiran KPK Sebagai Pemicu Lembaga Hukum Lain Berbenah

Headline
Peneliti: Kelahiran KPK Sebagai Pemicu Lembaga Hukum Lain Berbenah Gedung KPK. (Foto: Pantau.com/Yusuf Fadillah)

Pantau.com - Lahirnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ketika era reformasi disebut sebagai pemicu agar lembaga penegak hukum lain melakukan pembenahan. 

Oleh sebab itu kewenangannya dibuat khusus dan jauh berbeda dengan lembaga-lembaga lainnya.

"Sebagai anak kandung langsung dari reformasi, KPK dibentuk memang dengan semangat seperti itu. Hadir untuk men-trigger lembaga-lembaga penegakan hukum yang ada, agar segera berbenah," ujar Peneliti bidang hukum lembaga The Indonesian Institute, Muhammad Aulia Y Guzasiah di Jakarta, Minggu, (15/9/2019). 

Sehingga, menurutnya, revisi UU KPK merupakan salah satu upaya untuk melemahkan kewenangan-kewenangan khusus KPK.

Baca juga: Kata Mahfud, KPK Tak Bisa Kembalikan Mandat ke Presiden

"Hal ini tentu merupakan suatu pelemahan. Jika sudah demikian, KPK tidak akan jauh berbeda lagi dengan lembaga-lembaga lainnya. Tentunya, rakyat akan kembali kehilangan kepercayaan dan harapan akan pemerintahan yang bersih jauh dari korupsi," ujar dia.

Dia menegaskan yang sebenarnya diperjuangkan masyarakat sipil saat ini adalah KPK sebagai institusi dengan segala kewenangannya.

Di sisi lain, faktor manusia yang nantinya memimpin KPK bukan berarti dikesampingkan. Justru karena KPK dibentuk untuk tugas yang khusus dan dengan kewenangan yang khusus, masyarakat perlu memastikan pimpinan benar-benar diisi oleh orang yang tepat.

"Agar ke depan KPK tidak dijadikan alat untuk melakukan penyelewengan kekuasaan," pungkasnya.

Tim Pantau
Editor
Nani Suherni
Penulis
Lilis Varwati

Berita Terkait: