Pengacara Brigadir J: Kami Sudah Tunggu-tunggu Penetapan Bharada E jadi Tersangka

Headline
Koordinator Pengacara Keluarga Brigadir J Kamaruddin Simanjuntak di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (18/7/2022) (Foto: tangkapan layar)

Pantau – Pengacara Brigadir Nofryansah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak mengungkapkan bahwa pihaknya telah menunggu momen ditetapkannya Bharada E sebagai tersangka atas kasus penembakan yang menewaskan kliennya itu.

“Penetapan tersangka dan penahanan terhadap Bharada E atau Richard Eliezer hari ini oleh penyidik adalah tindakan yang sudah kami selaku kuasa hukum keluarga dan publik tunggu-tunggu setelah dinaikannya status laporan dari penyelidikan menjadi penyidikan pada tanggal 22 Juli 2022,” kata Kamaruddin pada Kamis (4/8/2022).

Dan ia juga meminta kepada pihak kepolisian agar terus melanjutkan penyelidikan kasus tersebut lantaran dirinya yakin masih ada lagi tersangka lainnya terkait tewasnya Brigadir J.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bhayangkara Dua (Bharada) Richard Eliezer alias Bharada E telah ditetapkan sebagai tersangka terkait tewasnya Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J.

“Penyidik sudah melakukan gelar perkara dan pemeriksaan saksi juga sudah dianggap untuk menetapkan Bharada E sebagai tersangka,” ujar Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian, di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (3/8/2022).

Bharada Richard Eliezer atau Bharada E merupakan anggota Brimob yang diperbantukan di Divisi Propam Polri dan menjadi ajudan Irjen Pol Ferdy Sambo.

Bharada E diduga terlibat baku tembak dengan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadie J di rumah Kadiv Propam Polri Irjem Pol Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat (8/7/2022).

Setelah kasus polisi tembak polisi, Bharada E mengajukan permohonan perlindungan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Tim Pantau
Editor
M. Abdan Muflih