Pengakuan Pembunuh Pria Bertato di Bekasi, Gorok Leher Korban untuk Tes Ilmu Kanuragan

Headline
ilustrasi pembunuhan pembacokan (freepik)ilustrasi pembunuhan pembacokan (freepik)

Pantau – Pelaku pembunuhan pria bertato di Kabupaten Bekasi ditangkap di wilayah Jatiasih, Kota Bekasi, Rabu (18/5/2022).

Kepada polisi, tersangka mengakui perbuatannya. Namun, aksi pembunuhan itu didasari permintaan dari korban sendiri.

“Korban dibunuh lantaran diminta digorok untuk mengeluarkan ilmu kanuragan yang ada di dalam tubuh korban,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Endra Zulpan, Jumat (20/5/2022).

Meski begitu, Zulpan menegaskan, penyidik tidak percaya begitu saja dengan keterangan tersangka. “Itu pengakuannya,” imbuhnya.

Dalam kasus ini, kata Zulpan, penyidik menyita barang bukti berupa golok dan bolpoin berbentuk keris. Berdasarkan keterangan tersangka, bolpoin itu disiapkan untuk menampung darah korban sebagai ritual mengeluarkan ilmu kanuragan.

Dengan cara begitu, tersangka mengaku bisa menghidupkan kembali korban yang sudah tewas akibat digoroknya.

“Nanti katanya orangnya hidup lagi, tapi tidak dilakukannya. Itu pengakuannya ya, tapi kan tentunya tidak mempercayai hal itu. Mana ada orang mati bisa hidup lagi,” tuturnya.

Sebelumnya, geger sesosok mayat pria bertato ditemukan Selasa (17/5/2022) pukul 19.00 WIB. Belakangan diketahui pria itu adalah Darsan. Dari mayat Darsan terdapat luka menganga di bagian leher.

Tim Pantau
Editor
Aries Setiawan