Pantau Flash
Kembali Positif Narkoba, Millen Cyrus Ditangkap saat Razia Prokes di Bar Jaksel
Aktor Legendaris Hongkong Ng Man-tat Meninggal Dunia
Ketua KPK Akan Umumkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah
Tingkatkan Kepatuhan Penjual Rokok dan Masyarakat, Bea Cukai Gelar Operasi Pasar
Wapres Akui Vaksinasi COVID-19 di Indonesia Masih Lamban

Pengamat: Dewan Pengawas pada KPK Akan Berguna!

Pengamat: Dewan Pengawas pada KPK Akan Berguna!

Pantau.com - Pakar Hukum Tata Negara Universitas Lampung, Yhanu Setiawan ikut berkomentar mengenai isu adanya dewan pengawas di tubuh KPK. Menurunya, dewan pengawas dibutuhkan pada setiap institusi.

Sebab, hal itu untuk mencegah adanya penggunaan otoritas yang berlebihan yang dimiliki oleh suatu lembaga negara. Selain itu, Indonesia sebagai negara demokrasi seharusnya menerapkan checks and balances.

"Saya kira keniscayaan adanya perubahan pada suatu regulasi dan institusi kenegaraan," ucap Yhanu saat dihubungi, Jumat (13/9/2019).

Baca juga: Abraham Samad: KPK Tak Butuh Dewan Pengawas!

"Semua harus sejalan dengan spirit negara hukum dan demokrasi," sambungnya.

Dengan adanya Dewan Pengawas, KPK akan memberi batasan yang jelas terkait mekanisme penyelenggaraan dan sistem kerja kelembagaan negara.

Bahkan, komisioner Komisi Informasi Pusat (KIP) itu juga menyebut nantinya dengan adanya dewan pengawas itu, etika dan perilaku pimpinan serta anggota KPK dapat terus diawasi.

“Kita justru berharap, desain dan perancangan instrumen hukum anti korupsi pada saat ini lebih komprehensif dan komplementer dari yang sudah ada sebelumnya,” jelas Yhanu.

Baca juga: Temui Jokowi Bahas Draf Revisi UU KPK, Yasonna Bicara Dewan Pengawasan

Untuk diketahui, Presiden Jokowi telah menandatangani Surat Presiden untuk revisi UU KPK ke DPR pada 12 September 2019. Kemudian dalam jumpa pers di Istana Negara pagi tadi, Presiden Jokowi menegaskan bahwa Dewan Pengawas bagi KPK diperlukan.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - RZK

Berita Terkait: