Pantau Flash
Masyarakat Wajib Tes Deteksi COVID-19 Sebelum bepergian ke Daerah Lain
Total Pasien Sembuh COVID-19 di Indonesia Meningkat Jadi 5.642 Orang
Polda Jabar Lakukan Penyekatan Lalu Lintas Mengarah ke Jakarta
Hingga 25 Mei, Jumlah Pasien Sembuh COVID-19 di RSD Kemayoran 1.936 Orang
Garuda Indonesia di Malaysia Tetap Beri Pelayanan saat Idul Fitri

Pengamat Sebut Anies Baswedan Barometer Politik Nasional 2024

Pengamat Sebut Anies Baswedan Barometer Politik Nasional 2024 Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berjalan menuju mimbar sebelum menyampaikan pidato dihadapan tamu undangan rapat Paripurna Istimewa di ruang Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta, Sabtu, 22 Juni. (Foto: Antara/Nova Wahyudi)

Pantau.com - Pengamat Politik dari Universitas Padjajaran, Idil Akbar menyarankan Gubernur DKI Anies Baswedan tetap tenang menghadapi polemik yang belakangan terus menyerang terutama terkait penerbitan IMB Pulau Reklamasi Teluk Jakarta karena dianggap sebagai barometer politik nasional pada 2024.

“Menurut saya santai saja. Saya yakin dia paham betul dinamika politik yang terjadi. Apa lagi dia (Anies) di Jakarta, jelas sebagai barometer politik di Indonesia. Apapun yang dilakukan oleh Anies, itu pasti akan jadi barometer,” kata Idil dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (24/6/2019).

Menurut dia, apapun yang dilakukan oleh Anies pasti akan menjadi barometer sama seperti Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Meskipun bukan sebagai barometer, tapi Jawa Barat jumlah penduduk yang besar di Indonesia.

Baca juga: Kesatuan Nelayan Tradisional Minta Anies Cabut IMB Reklamasi Jakarta

“Maka orang akan selalu menghubungkan dengan penduduk Jawa Barat yang sangat strategis dalam pemilu. Maka, Ridwan Kamil saya menyakini memahami konsekuensi politik pada dirinya. Anies juga seperti itu dalam posisi gubernur, dia di posisi dimana dalam politik nasional,” ujarnya.

Dia menambahkan Anies tak lepas dari radar politik nasional, karena tinggal sisa-sisa politik terkait dukungan terhadap pasangan calon presiden dan wakil presiden 2019 kemarin. Memang, kebetulan Anies dalam konteks ini berada dalam kubunya Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno.

“Ridwan Kamil juga berada kubu 01 di Jawa Barat dia habis gara-gara dukungannya ke 01. Menurut saya itu bagian dari dinamika politik, mau tidak mau harus dihadapi. Kalau kita menghubungkan bisa saja, secara politik kemungkinan (Anies) untuk maju (pemilu 2024) itu ada,” kata Idil.

Baca juga: Anies Tegaskan Kebijakan Soal IMB di Lahan Reklamasi Sesuai Aturan

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: