Perampok Apotek di Medan Gunakan Uang Hasil Rampokan Buat Beli Sabu

Headline
Ilustrasi perampokan. (Foto: Pixabay)Ilustrasi perampokan. (Foto: Pixabay)

Pantau – Polrestabes Medan menyebut pelaku perampok bersenjata di saah satu apotek di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, menggunakan uang hasil rampokannya untuk membeli narkoba jenis sabu. Hal itu yang menjadi motif pelaku, merampok untuk mendapatkan uang membeli sabu.

Pegakuan itu didapat berdasarkan hasil interogasi terhadap pelaku yang berinisial JK alias Wanda (21), diketahui bahwa pelaku merupakan residivis kasus penyalahgunaan narkotika. Pelaku juga mengaku bahwa hasil dari aksi perampokan yang dilakukannya tersebut untuk membeli narkoba.

Saat dilakukan penangkapan, pelaku melakukan perlawanan sehingga pihak kepolisian menembak kaki kiri JK.

“Terhadap pelaku terpaksa diberi tindakan tegas dan terukur karena melakukan perlawanan saat penangkapan,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa, Rabu (3/8/2022).

Fathir menyebut, pelaku ditangkap di tempat persembunyiannya di Jalan Lintas Medan-Perbaungan, Tebing Tinggi, Selasa (2/8/2022).

Ia mengatakan bahwa pihaknya turut menyita barang bukti berupa dua handphone milik pekerja apotek yang dicuri pelaku dan satu buah golok.

Fathir mengungkap awal mula kejadian itu yaitu pada saat pelapor (re: korban yang merupakan petugas apotek) sedang duduk di belakang steling apotek sambil bermain ponsel, lalu datang pelaku ke apotek yang diketahui bernaama Apotek Sahabat di Jalan Sutomo Ujung, Kecamatan Medan Timur, yang langsung ke belakang steling tempat pelapor berdiri.

Selanjutnya pelaku menodongkan pisau panjang ke badan pelapor dan mengambil handphone pelapor.

“Pelaku dikenakan Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman sembilan tahun penjara,” ujar Fathir.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Firdha Rizki Amalia