Pantau Flash
Ji Xinping: Perjuangan China Hadapi Korona Masih pada Tahap Genting
Apple Dikabarkan Tunda Peluncuran iPhone 9 Akibat Virus Korona
Komisioner KPAI Sitti Himawatty Minta Maaf Soal Hamil di Kolam Renang
Survei Indo Barometer: Prabowo Diunggulkan Jadi Capres 2024, Anies Kedua
Lagi, RSHS Bandung Tangani Pasien Suspect Virus Korona

Perluasan Ganjil Genap, Dishub DKI: Kecepatan Kendaraan Naik 10 Km per Jam

Perluasan Ganjil Genap, Dishub DKI: Kecepatan Kendaraan Naik 10 Km per Jam Kendaraan melintas di Jalan Pramuka, Kelurahan Utan Kayu Utara, Matraman, Jakarta Timur. (Foto: Antara/Andi Firdaus)

Pantau.com - Suku Dinas Perhubungan DKI Jakarta mencatat laju kecepatan kendaraan di area rekayasa lalu lintas ganjil genap, Senin pagi, mengalami peningkatan berkisar 10 kilometer per jam.

"Pantauan di lokasi sejak pukul 06.00 hingga 10.00 WIB lebih banyak manfaatnya. Di Jalan Pramuka, kalau kita pantau kecepatan sebelum ganjil genap berlaku, hanya sekitar 20 kilometer per jam, tapi sekarang bisa 31 kilometer per jam," kata Kepala Seksi Lalu Lintas Sudin Dishub Jakarta Timur, Andreas Eman, di Jakarta (9/9/2019).

Baca juga: Tak Terima Kena Ganjil-Genap, Warga Bogor Ini Sewot dan Protes ke Anies

Menurut Andreas kondisi yang sama juga terjadi di Jalan Ahmad Yani dari semula kecepatan berkisar 30 kilometer per jam, saat pagi tadi meningkat jadi 40 kilometer per jam.

Menurut dia catatan tersebut menjadi laporan dari petugas lapangan bahwa kebijakan ganjil genap di wilayah Jakarta Timur berimbas positif pada pengurangan populasi kendaraan.

Baca juga: Hari ini Perluasan Ganjil-Genap Berlaku, Pelanggar Didenda Rp500 Ribu

Di wilayah Jakarta Timur, kata dia, terdapat empat ruas jalan yang diberlakukan ganjil genap, yakni kebijakan eksisting di Jalan MT Haryono dan Jalan DI Panjaitan, serta area perluasan di Jalan Pramuka dan Ahmad Yani.

Andreas mengatakan sosialisasi ganjil genap yang bergulir selama sebulan sejak 12 Agustus 2019, nyatanya kurang cukup memberi pemahaman kepada masyarakat. "Masyarakat mulai mengetahui, tapi banyak juga yang kena tilang. Mungkin perlu waktu juga," ujarnya.

Dari hasil catatan kepolisian, kata dia, tidak kurang dari 297 pengendara terkena tilang dan sepuluh pengendara mobil box ditilang Dishub.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta
Category
Nasional

Berita Terkait: