Persimpangan KM 48 Tol Layang Jakarta-Cikampek Bisa Jadi Titik Kepadatan

Suasana di jalan tol layang Cikampek (Foto: Antara/Aditya Pradana Putra)Suasana di jalan tol layang Cikampek (Foto: Antara/Aditya Pradana Putra)

Pantau.com – Operator Jalan Tol Jakarta-Cikampek mengatakan KM 48 yang merupakan persimpangan dengan Tol Elevated Jakarta-Cikampek berpotensi menimbulkan kepadatan arus lalu lintas.

“Kalau kemarin paling di KM 48, turunan yang crossing dari Tol Eevated saja,” kata Humas Jasa Marga Jakarta-Cikampek, Hendra Damanik saat dikonfirmasi, Senin (23/12/2019).

Baca juga: Pemudik Diimbau Tidak Ngebut Saat Lewat Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek

Meski demikian, Hendra mengatakan tidak ada potensi kepadatan lalu lintas berdasarkan pantauan hingga sore ini sehingga tidak diperlukan rekayasa lalu lintas.

Terkait penerapan tol one way atau contraflow, Hendra mengatakan hal itu sepenuhnya ada diskresi Kepolisian. Pihaknya hanya menyiapkan petugas dan membantu kebijakan Kepolisian.

“itu kan diskresi kepolisian, kita hanya menyediakan petugas dan kebijakannya kita bantu,” katanya.

Meski demikian dia memastikan hingga saat ini belum ada potensi kepadatan sehingga tidak ada persiapan untuk melakukan rekayasa arus lalu lintas di jalan tol.

Baca juga: Jalan Tol Jakarta-Cikampek Bisa Tahan Beban hingga 10 Ton

Kementerian Perhubungan bersama Jepolisian merencanakan penerapan jalur satu arah di kedua lintasan tol tersebut untuk mengantisipasi antrean kendaraan pada masa mudik Natal dan tahun baru.

One way akan diberlakukan pukul 07.00 WIB hingga 18.00 WIB dengan memanfaatkan dua jalur perlintasan tol dari arah Jakarta menuju Trans Jawa.

Penerapan rekayasa lalu lintas mulai dari KM 70 Tol Jakarta-Cikampek hingga KM 414 Tol Kalikangkung merupakan diskresi kepolisian.

rn

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia