Pantau Flash
DPRD DKI Minta PSBB Ketat Kembali Jika 25 Januari Kasus COVID-19 Masih Tinggi
Pijat Plus-plus di Bandung: Muncikari Dapat Rp550 Ribu, Terapis Cuma Cepek
Menparekraf Bertemu Menkominfo Bahas Infrastruktur Telekomunikasi di 5 DSP
Di Depan DPR, Gus Menteri Beberkan Program Prioritas Pembangunan Desa
Lantik PAW Anggota MPR RI, Bamsoet Ingatkan Pentingnya PPHN

Pesan Agus Rahardjo pada Seluruh Pegawai KPK: Yang Kita Butuhkan Kekompakan

Pesan Agus Rahardjo pada Seluruh Pegawai KPK: Yang Kita Butuhkan Kekompakan Ketua KPK Agus Rahardjo (Foto: Antara/ Rivan Awal Lingga)

Pantau.com -Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo meminta agar Direktur Penuntutan Fitroh Rohcahyanto bisa menyelesaikan kasus-kasus yang tertunda di KPK.

Pesan itu disampaikan Agus usai melantik Fitroh sebagai Direktur Penuntutan KPK. Pada kesempatan yang sama, Ketua KPK juga melantik Sekretaris Jenderal (Sekjen) baru yakni Cahya Hardianto Harefa.

"Khusus untuk Pak Fitroh, tugasnya sangat berat terkait dengan penyelesaian tundaan kasus, nah ini mudah-mudahanan nanti juga bisa diselesaikan dengan baik," ucap Agus di gedung KPK, Jakarta, Senin (16/9/2019).

"Jadi, nanti kebijakan Pak Fitroh saya harapkan akan berjalan lebih baik dan tentunya juga minta dukungan kebetulan di sini ada Pak Wakil Jaksa Agung. Jadi, pak ini kelihatannya lebih banyak lagi jaksa yang dibutuhkan. Mudah-mudahan Bapak juga memberikan dukungan untuk segera menugaskan banyak jaksa dari Kejaksaan Agung," lanjut Agus.

Sementara itu, terhadap Sekjen terpilih, Agus berharap Cahya bisa betul-betul menelusuri lagi temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Kemudian sebab musababnya apa dan kemudian secara terencana itu bisa diselesaikan dalam waktu yang singkat. Kami harapkan KPK kembali ke statusnya yang lama, yaitu status Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Mudah-mudahan bisa kita capai tahun ini," ujar Agus.

Baca juga: Anggota Komisi III: Kursi Pimpinan KPK Tak Boleh Kosong!

Dalam kesempatan itu, Agus juga berpesan kepada seluruh pegawai KPK untuk menjaga kekompakan dan persatuan.

"Terakhir, saya berpesan kepada saudara sekalian baik struktural maupun staf, hari ini yang kita butuhkan adalah kekompakan, persatuan," kata dia.

Ia menyatakan bahwa selama ini banyak informasi-informasi di dalam KPK yang keluar kemudian mengganggu soliditas di internal KPK.

"Kemudian tidak keluar informasi, data yang tidak diperlukan dari banyak unsur dari dalam KPK. Biar yang mengeluarkan informasi ke luar hanya pimpinan saja. Jadi, lebih baik kita menjaga diri tidak keluar lagi informasi-informasi yang kemudian malah mengganggu soliditas kita di dalam," tutur Agus.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Lilis Varwati

Berita Terkait: