Pantau Flash
Sri Mulyani Usul Minuman Manis dalam Kemasan Jadi Objek Cukai
Wabah Virus Korona Dongkrak Harga Emas ke Level Tertinggi
Ketua DPRD Sebut Surat Anies Baswedan Soal Formula E Ilegal
Freeport Keluarkan Kocek 600 Juta Dolar AS untuk Bangun Smelter
Victoria Keluarkan Peringatan Berhati-hati Terhadap WNI Terkait Korona

Pesan Jokowi untuk Tingkatkan SDM Indonesia Disambut Antusias

Pesan Jokowi untuk Tingkatkan SDM Indonesia Disambut Antusias Presiden Joko Widodo saat berpidato di Sidang Tahunan MPR (Foto: Antara/Sigid Kurniawan)

Pantau.com - Presiden Joko Widodo dalam pidato kenegaraan di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, menegaskan pentingnya poin tentang Pemberdayaan SDM unggul untuk inovasi. Dalam pidatonya, Jokowi menegaskan pentingnya meningkatkan SDM yang ada di Indonesia.

“Untuk optimis Indonesia maju, sudah saatnya negeri ini memiliki Sumber Daya Manusia unggul dan berinovasi yang mampu bersaing secara global,” kata Samsul B. Ibrahim, Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Teman Jokowi di Jakarta.

Baca juga: Apa Perlu Pemerintahan Jokowi Jilid 2 Bentuk 2 Kementerian Baru (Lagi)?

Menurut Samsul, kondisi sosial ekonomi yang ada di Indonesia memiliki banyak masalah dalam hal pengangguran dan kemiskinan, ketimpangan sosial di berbagai bidang.

“Seperti kata Pak Rokhmin, sektor primer seperti pertanian, kehutanan, kelautan, perikanan, dan pertambangan sebagian besar dikerjakan secara tradisional,” papar Samsul. 

Sementara itu, untuk sektor sekunder misalnya manufacturing, processing, dan packaging produktivitasnya masih rendah, sementara akses UMKM terhadap lahan usaha permodalan sarana produksi juga minim.

“Dalam hal ini saya sependapat dengan pidato Presiden Jokowi dan Prof. Rokhmin tentang solusi mengatasi masalah Indonesia yang memiliki Sumber Daya Alam (SDA) dan kekayaan maritim. Potensinya besar sekali dengan nilai Rp1,4 triliun. Artinya hampir satu setengah kali lipat perekonomian Indonesia. Saya berharap sektor Kelautan, Perikanan dan Kemaritiman ini berkontribusi konkrit dalam pertumbuhan ekonomian Indonesia, misalnya 1 atau 2 persen ada dari bidang ini,” ujarnya.

Baca juga: Pengamat: Menteri Jokowi Harus Kerja Ekstra Keras Soal Pemindahan Ibu Kota

Sementara Abdul Halim, Direktur Eksekutif Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan mengatakan pidato Presiden Jokowi punya makna penting. “Kalau di bidang Kelautan, Perikanan dan Kemaritiman Indonesia memiliki SDM yang mumpuni. Tinggal kini untuk diarahkan sebagai SDM unggul dan inovasi, perlu menginventaris lulusan atau alumni dari Universitas bidang ini yang tersebar di seluruh Indonesia.”

“Salah satu celah kelemahan kita adalah pengelolaan pada hasil perikanan di Indonesia. Sementara, keunggulannya terletak pada potensi alam dan nelayan, hanya saja kita lebih sering menjadi tukang jual ikan, bukan pada pengelolaan yang justru memiliki nilai value.” pungkasnya.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Category
Nasional

Berita Terkait: