Pantau Flash
Said Aqil Umumkan Siap Maju Lagi Jadi Calon Ketua Umum PBNU
Buka-bukaan Menpora, Akui Tak Ikut Campur Keputusan PBSI Mundur dari BWF
Ribuan Buruh Terobos Barikade, Polisi: Aksi Boleh Panas tapi Kepala Harus Dingin
Kala Jokowi Beli Jaket Boomber Motif Tenun Dayak Sintang, Langsung Dipakai!
Satu Keluarga Tewas dalam Kebakaran di Tambora, Polisi Turun Tangan

PKB: Jangan Sampai Pemindahan Ibu Kota Ada Kongkalikong

PKB: Jangan Sampai Pemindahan Ibu Kota Ada Kongkalikong Waketum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid (Foto: Pantau.com/Bagaskara Isdiansyah)

Pantau.com - Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid meminta pemerintah terbuka terkait dengan lahan di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) sebagai lokasi ibu kota baru. Pasalnya, Jazilul mengaku tak mau ada kongkalikong dibalik itu semua, untuk itu pemerintah harus menjawab.

Pernyataan Jazilul itu menanggapi adanya polemik terkait keberadaan lahan di lokasi ibu kota baru yang disebut-sebut dimiliki oleh Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan adiknya Hashim Djojohadikusomo.

"Jadi mulai hari ini dibuka saja terbuka. Mulai perencanaannya, lahannya tidak ada yang ditutup-tutupi," kata Jazilul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (28/8/2019).

Baca Juga: Gerindra: Prabowo Siap Berikan Lahannya di Kaltim untuk Ibu Kota Baru

Menurutnya, jika nanti seandainya lahan milik Prabowo maupun Hashim benar-benar diserahkan untuk dijadikan lahan ibu kota baru boleh saja dilakukan. Asalkan, jangan meninmbulkan kecurigaan adanya indikasi kongkalikong di balik kebijakan tersebut.

"Ya emang kenapa kalau lahannya pak hasim diserahkan gak ada masalah kan menjadi tanggung jawab. Yang bermasalah itu kan kalau ada kecurigaan bahwa ada kong kongkalikong artinya ada keuntungan kepada seorang tertentu. Ini kalau clear gak ada masalah ya gak ada soal. Oke diputuskan oleh DPR juga kan," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo menegaskan bahwa Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto siap menyerahkan lahan miliknya di Provinsi Kalimantan Timur untuk ibu kota baru jika diminta oleh pemerintah.

Baca Juga: Fahri Hamzah: Bangun Ibu Kota Baru Bukan Seperti Bangun BSD dan Meikarta!

Menurutnya, hal tersebut dilakukan semata-mata hanya demi kepentingan bangsa.

"Sekalipun tidak ada apa-apanya bagi kami demi kebaikan bangsa dan negara kami akan lakukan itu bahkan kalau diminta lahan kami pun saya yakin Pak Prabowo akan kasih," kata Edhy di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/8/2019).

Menurutnya selain Prabowo yang memiliki lahan, adik kandung Prabowo yakni Hashim Djojohadikusumo juga bahkan memiliki lahan di Kabupaten Penajam Paser Utara yang notabene menjadi ibu kota baru.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: