Pantau Flash
Pemerintah Optimistis Investasi Listrik Meningkat 39 Miliar Dolar
Erick Thohir Berencana Tutup 5 Anak Usaha Garuda Indonesia
BI Targetkan Pertumbuhan Kredit 2020 di Kisaran 9-11 Persen
11 Pos Lintas Batas Negara Terpadu Akan Rampung di 2020
Gilas Persija 4-1, Persebaya Juara Piala Gubernur Jatim 2020

PKS Minta Pantau Proses Pemilihan Cagub DKI: KPK Juga Ikut Mengawasi!

Headline
PKS Minta Pantau Proses Pemilihan Cagub DKI: KPK Juga Ikut Mengawasi! Ilustrasi PKS. (Foto: Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meminta seluruh elemen mengawasi proses pemilihan cawagub DKI Jakarta. Seperti diketahui, ada nama Ahmad Riza Patria (Partai Gerindra) dan Nurmasyah Lubis (PKS) yang diumumkan oleh Partai Gerindra, Senin 20 Januari 2020.

"Tolong prosesnya diawasi. Biar betul-betul fair play. KPK juga ikut mengawasai," kata Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Mohammad Arifin, Jakarta, Selasa (21/1/2020).

"Kami sangat berjiwa besar menyandingkan satu dari PKS dan satu dari Gerindra. Karena kita ingin proses ini berjalan cepat dan tak tertunda.

Baca juga: Kenapa PKS Tak Hadir saat Pengumuman Cawagub DKI? Ini Jawabannya

Ia berharap, dengan pengawasan ketat ditambah pemberitaan media yang proporsional, dapat meminimalisir kecurangan yang ada di internal DPRD DKI Jakarta.

"Jangan sampai ada pihak tertentu yang mencederai proses demokrasi berjalan di DPRD, apalagi cara melawan hukum. Kita berharap mudah-mudahan prosesnya berjalan dengan baik dan yang terpilih adalah yang terbaik untuk membantu kerja Gubernur," ujarnya.

Baca juga: 2 Nama Calon Wagub DKI: Ahmad Riza Patria dan Nurmansyah Lubis

Sebelumnya diberitakan, A Riza Patria perwakilan dari Gerindra dan Nurmansyah Lubis dari PKS diumumkan oleh Partai Gerindra sebagai dua nama calon wakil gubernur DKI Jakarta.

"Surat ini cabut surat terdahulu, di surat ini sudah setuju dua nama. Satu Nurmansyah Lubis, dan dua Ahmad Riza Patria," ucap Waketum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, saat konferensi pers di Ruang Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin.

Surat itu juga sudah ditandatangani oleh petinggi kedua partai. Ketum Prabowo Subianto, Sekjen Ahmad Muzani dari Gerindra. Sementara PKS diwakili Presiden Sobihul Iman serta Sekjen Mustafa Kamal.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta
Category
Nasional

Berita Terkait: