Pantau Flash
Pemberlakuan PSBB di Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni 2020
Masyarakat Wajib Tes Deteksi COVID-19 Sebelum bepergian ke Daerah Lain
Total Pasien Sembuh COVID-19 di Indonesia Meningkat Jadi 5.642 Orang
Polda Jabar Lakukan Penyekatan Lalu Lintas Mengarah ke Jakarta
Hingga 25 Mei, Jumlah Pasien Sembuh COVID-19 di RSD Kemayoran 1.936 Orang

PKS Pilih Santai Tanggapi Gerindra yang Makin Dekat dengan Kubu Jokowi

PKS Pilih Santai Tanggapi Gerindra yang Makin Dekat dengan Kubu Jokowi Ilustrasi (Foto: Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera enggan mengomentari lebih jauh mengenai kemungkinan Gerindra merapat ke kubu pemerintah. Menurutnya, setiap partai punya strategi dan pertimbangan masing-masing.

“Jadi Gerindra dan Demokrat punya hak untuk memutuskan bergabung dengan Pak Jokowi atau bertahan di tagar #KamiOposisi. PKS sendiri mengikuti keputusan Majelis Syuro yang menetapkan kita di luar pemerintahan," katanya, Minggu (13/10/2019).

Baca juga: Soal Bergabung Koalisi Jokowi, Prabowo Jawab Begini di Hadapan Surya Paloh

Menurut Mardani, meski Gerindra nanti jadi bergabung di pemerintah, maka PKS akan tetap oposisi, atau berhadapan dengan seluruh pemerintah.

"Insya Allah PKS istiqomah di #KamiOposisi. Bukan masalah jumlah tapi masalah kesebangunan dengan aspirasi rakyat. Kian sesuai dan memperjuangkan aspirasi rakyat kian kuat #KamiOposisi,” ujarnya.

Ia menegaskan, #KamiOposisi adalah mulia dan menjaga demokrasi tetap sehat.

Baca juga: Gerindra Akan Tentukan Sikap Koalisi atau Oposisi saat Rakernas

Oposisi, kata dia, akan menjaga iklim demokrasi, serta proses check and balances di pemerintahan tetap berjalan.

"Harapan dan doa kami tetap dari awal untuk kesehatan demokrasi agar partai pendukung Prabowo Sandi bersama dalam #KamiOposisi," kata Mardani.


Tim Pantau
Editor
Kontributor - SIG
Penulis
Kontributor - SIG

Berita Terkait: