Pantau Flash
Total Positif COVID-19 di Indonesia Capai 965.283 dengan 13.632 Kasus Baru
BMKG Prediksi Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Diguyur Hujan Disertai Petir
BPJS Kesehatan Pantau Pemanfaatan Aplikasi P-Care Vaksinasi COVID-19
Gempa Besar Magnitudo 7,1 Guncang Sulawesi Utara
Mendes PDTT Yakin SDGs Desa Mewujudkan Percepatan Penanganan Pembangunan di Desa

PLN Sebut Enam Wilayah di Jayapura Alami Pemadaman Usai Kerusuhan

PLN Sebut Enam Wilayah di Jayapura Alami Pemadaman Usai Kerusuhan Pantauan udara di kota Jayapura (Foto: Antara/Dian Kandipi)

Pantau.com - PT PLN Unit Wilayah Papua menginformasikan bahwa enam titik di wilayah Jayapura mengalami pemadaman listrik.

Vice President Public Relation PLN Dwi Suryo Abdullah dalam siaran pers di Jakarta, Kamis (29/8/2019) mengatakan enam wilayah yang sedang mengalami pemadaman sekitar 19 MW tersebar di 6 penyulang yaitu Merak, Nuri, Mambruk, Kasuary, Rajawali, dan Maleo.

Meski terjadi pemadaman, beban sistem Jayapura pada sekitar pukul 19:00 WIB mencapai sekitar 56 MW dengan 34 penyulang dalam kondisi normal.

Baca juga: Jayapura Rusuh, Begini Respons Presiden Jokowi

Upaya penormalan terus dilakukan untuk penyulang yang sudah aman atau bebas dari api akan langsung dinyalakan kembali agar pelanggan segera bisa menikmati listrik.

Pengecekan seluruh penyulang dilakukan secara ketat demi pengamanan dan kenyamanan pelanggan.

"PLN akan terus memberikan informasi progress penormalan infrastruktur kelistrikan di Jayapura," ujar Dwi Suryo.

Terkait adanya aksi massa yang terjadi di Jayapura, semua sistem PLN beroperasi secara normal, kecuali penyulang dilokasi yang terbakar untuk pengamanan.

Baca juga: Usai Aksi Demo Ricuh Sepanjang Hari, Situasi Jayapura Berangsur Kondusif

Tepatnya di sekitar kantor Telkom. Upaya ini harus dilakukan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan sehingga kondisi dapat segera kondusif.

Pengecekan penyulang yang sempat terbakar sedang dilakukan oleh petugas PLN untuk upaya penormalan.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - TIH

Berita Terkait: