Pantau Flash
Dokter Paru RS Persahabatan: Klorokuin Bukan Obat Pencegahan COVID-19
KPK Ingatkan Penyelewengan Anggaran Terkait Korona Bisa Dihukum Mati
Pangeran Charles Sembuh dari Virus Korona
Mitigasi Dampak COVID-19, BI Dukung Penerbitan Perppu No 1 Tahun 2020
10.597 Warga Jabar Sudah Ikut Rapid Test, 409 Ditemukan Positif COVID-19

Polda Jabar Sebut Tak Ada Mahasiswa yang Ditangkap Usai Demonstrasi Kemarin

Polda Jabar Sebut Tak Ada Mahasiswa yang Ditangkap Usai Demonstrasi Kemarin Aksi mahasiswa di Bandung (Foto: Antara/Bagus Ahmad Rizaldi)

Pantau.com - Polda Jawa Barat menyatakan tidak ada mahasiswa yang ditangkap setelah aksi mahasiswa yang berujung kericuhan di kantor DPRD Jawa Barat, Senin malam kemarin.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan sampai saat ini pihaknya belum melakukan penindakan hukum lebih lanjut. Namun apabila ada proses pemeriksaan, ia harap seluruh pihak bisa bersikap kooperatif.

"Tapi nanti apabila ada proses pemeriksaan sebagai saksi atau sebagai korlap aksi mahasiswa, tentu kita butuh kooperatif dan kerja sama, (untuk mencari) siapa provokator ini," kata Trunoyudo di Mapolda Jawa Barat, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Selasa (24/9/2019).

Baca juga: Ada Aksi Demo di DPR, Polisi Siapkan Kawat Berduri hingga Rekayasa Lalin

Untuk saat ini, kata dia, pihaknya sedang menyelidiki ciri-ciri kelompok provokatif yang diduga menyebabkan kericuhan terjadi. Selain itu, pihaknya juga melakukan penyelidikan tempat kejadian perkara.

"Itu ada berupa perusakan batu, vandalisme, dan kemudian memprovokasi dan cenderung membenturkan dengan petugas ini adalah ciri kelompok yang sedang kita dalami," katanya.

Baca juga: Tuntutan Tak Didengar, Mahasiswa Ajukan Mosi Tidak Percaya ke DPR

Dengan kejadian tersebut, ia mengimbau agar seluruh pihak tidak terprovokasi atas berita hoaks yang berkembang untuk menghindari jatuhnya korban lebih banyak.

"Kami mengimbau untuk tidak terpengaruh pada berita hoaks yang berkembang untuk melakukan aksi anarkis. Ini perlu dihindari," kata dia.


Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: