Pantau Flash
Sah! Pilkada Serentak 2020 Tetap Digelar 9 Desember 2020
Peringatan Banjir Warga Jakarta! Bendungan Katulampa Bogor Siaga I
30 Hotel di DKI Jakarta Siap Digunakan untuk Isolasi Pasien COVID-19 OTG
Positif COVID-19 di Indonesia Pecah Rekor (Lagi), Tambah 4.176 Kasus
Presiden Jokowi Tegaskan Pilkada Serentak 2020 Tidak akan Ditunda

Polda Jatim Tangkap Artis Berinisial PA Terkait Prostitusi Online

Headline
Polda Jatim Tangkap Artis Berinisial PA Terkait Prostitusi Online Polisi saat membawa terduga pelaku prostitusi ke ruang penyidikan di Mapolda Jatim di Surabaya, Jumat (25/10/2019) malam. (Foto: Antara//Willy Irawan)

Pantau.com - Jajaran Kepolisian Daerah Jawa Timur menangkap seorang wanita publik figur karena diduga terlibat kasus prostitusi online, yang diamankan dari salah satu hotel di kawasan Kota Batu.

"Iya benar kami telah menangkapnya di Kota Batu pada Jumat malam," ujar Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Leonard Sinambela kepada wartawan di Mapolda Jatim Surabaya, Sabtu.

Sesuai kartu identitas, publik figur berinisial PA tersebut lahir di Balikpapan dan saat ini berdomisili di Jakarta.

Baca juga: Infografis Ini Dia Deretan Lokalisasi Tertua yang Ada di Indonesia

Terkait kepastian PA yang diinformasikan salah seorang kontes putri kecantikan tahun 2016, pihaknya masih mendalami karena sampai sekarang masih dilakukan pemeriksaan.

"Kemungkinan putri pariwisata, tapi masih kami periksa. Yang pasti bisa dibilang publik figur," ucap perwira menengah tersebut.

Selain PA, kata dia, dalam penggerebekan di salah satu kamar hotel itu juga diamankan pria berinial AF, warga Bekasi, Jawa Barat, sebagai pemakai jasa prostitusi serta seorang mucikari berinisial J.

"Semalam kami juga mengamankan mereka. Satu orang lagi kami periksa sebagai saksi adalah sopir," ungkapnya.

Baca juga: Wahyu Kurniadi Tewas Mengenaskan Diterkam Harimau, Begini Awal Kisahnya

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan ada beberapa barang bukti yang disita dari tempat kejadian perkara kasus tersebut oleh Tim Unit V Subdit III yang dipimpin AKP Aldy Sulaiman.

"Beberapa yang sita dan sebagai barang bukti yaitu alat kontrasepsi, celana dalam, tisu bekas dan pakaian," ucap Barung.

Petugas, lanjut dia, masih melakukan interogasi awal 1x24 jam untuk melengkapi administrasi penyidikan, sekaligus dilakukan pengembangan terhadap mucikari lain pada kasus tersebut. "Masih dilakukan pemeriksaan dan ada pengembangan kasus," kata mantan Kapolres Musi Banyuasin Polda Sumatera Selatan tersebut.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: