Vaksin Kominfo Vaksin Kominfo
Pantau Flash
MKD Tunggu Sikap KPK Terkait Status Hukum Azis Syamsuddin
Kerap Mangkir, Azis Syamsuddin Akhirnya Ditangkap KPK di Kediamannya
Anak Nia Daniaty Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Penipuan Terhadap 225 Korban Hingga Raup Uang Rp9,7 Miliar
Ketua Dewas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean Dirawat di Rumah Sakit
Makin Mesra! Hingga Kini China Telah Kirim 215 Juta Dosis Vaksin ke Indonesia

Polda Kaltim Kirim Pasukan Brimob ke Papua, Antisipasi Kerusuhan

Polda Kaltim Kirim Pasukan Brimob ke Papua, Antisipasi Kerusuhan Pengamanan Brimob di Papua (Foto: Antara/Evarianus Supar)

Pantau.com - Polda Kalimantan Timur kembali mengirim personel Korps Brigade Mobil (Brimob) ke Papua. Satu batalion pasukan elite polisi itu diberangkatkan pukul 00.00 WITA, dari Bandara Sepinggan dengan menggunakan pesawat komersial.

"Pasukan mendarat di Jayapura dan akan ditempatkan sesuai kebutuhan di bawah komando operasi Polda Papua," kata Pelaksana Harian Tugas Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kaltim AKBP Gunawan Tri Laksono, Kamis (29/8/2019).

Pasukan berjumlah tidak kurang dari 600 personel itu dipimpin oleh Komandan Batalion B Pelopor AKBP Febryanto Siagian.

Baca juga: Jayapura Rusuh, Begini Respons Presiden Jokowi

Sebelum menuju Bandara Sepinggan, pasukan berkumpul dan apel di Markas Brimob di Staal Kuda, Jalan Jenderal Sudirman. Menurut Dansat AKBP Gunawan, pasukannya segera mempelajari situasi Papua agar dapat melaksanakan tugas dengan lancar dan selamat.

Sebelumnya, pada Rabu, 21 Agustus lalu, Polda Kaltim juga sudah mengirim pasukan Brimob ke Papua. Pengiriman pertama itu berupa satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) Pelopor atau lebih kurang 150 personel.

Baca juga: Wiranto Tegaskan Tuntutan Referendum Papua Tak Perlu Lagi Digaungkan

Pengiriman pertama itu mengikuti ekskalasi situasi Papua yang mulai tidak tertib setelah peristiwa demonstrasi mahasiswa Papua di Surabaya, Malang, dan Semarang, menyusul kejadian penangkapan untuk dimintai keterangan sejumlah mahasiswa Papua di Surabaya dipicu insiden bendera merah putih yang jatuh ke parit.

"Kalau ada perintah untuk mengirim personel lagi, kami masih bisa segera siapkan," kata AKBP Gunawan.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - TIH

Berita Terkait: