Pantau Flash
Pemerintah Optimistis Investasi Listrik Meningkat 39 Miliar Dolar
Erick Thohir Berencana Tutup 5 Anak Usaha Garuda Indonesia
BI Targetkan Pertumbuhan Kredit 2020 di Kisaran 9-11 Persen
11 Pos Lintas Batas Negara Terpadu Akan Rampung di 2020
Gilas Persija 4-1, Persebaya Juara Piala Gubernur Jatim 2020

Polda Metro Hentikan Penyelidikan Kasus Pornografi Akun Medsos Hotman Paris

Polda Metro Hentikan Penyelidikan Kasus Pornografi Akun Medsos Hotman Paris Kombes Pol Argo Yuwono (Foto: Antara/Ricky Prayoga)

Pantau.com - Terkait dugaan konten pornografi, Polda Metro Jaya menghentikan penyelidikan kasus unggahan akun Instagram @hotmanparisofficial yang dilaporkan oleh Farhat Abbas. Hal tersebut dikarenakan belum ditemukannya tindak melawan hukum dari bukti yang dilaporkan pelapor.

Surat Ketetapan Penghentian Penyelidikan dikeluarkan pada Kamis (31/10/2019) oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Farhat melaporkan akun tersebut pada 2 Agustus 2019, tangkapan layar akun @hotmanparisofficial disertakan sebagai bukti.

Baca juga: Lakukan Pungli di Minimarket, 17 Pemuda Ditangkap di Kebon Jeruk

Menurut hasil pemeriksaan, Hotman mengaku telepon genggamnya hilang pada 27 Juli 2019 malam. Sedangkan video tersebut diunggah di akun @hotmanparisofficial pada 28 Juli 2019.

“Perangkat elektronik berupa HP Iphone XS MAC milik saksi saudara Hotman Paris Hutapea hilang pada tanggal 28 Juli 2019, sekira pukul 1 pagi di Bali,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Argo Yuwono, Rabu (6/11/2019).

Selain itu juga tidak ditemukan bukti konkret bahwa bukti yang diajukan pelapor bersumber dari akun instagram @hotmanparisofficial. Saksi-saksi yang diajukan juga dikatakan tidak memperkuat peristiwa dugaan tindak pidana tersebut.

Baca juga: 'Ya Allah Kesetrum', Jadi Kalimat Terakhir Santri Sebelum Tewas Tersetrum

Dikatakan Farhat Abbas, pada saat itu akun Instagram milik Hotman Paris diduga telah menyebarkan video berkonten pornografi. Namun ia mengatakan akun Instagram @hotmanparisofficial telah menghapus unggahan video itu.

Pasal yang dilaporkan oleh Farhat adalah penyebaran konten pornografi melalui media elektronik Pasal 27 ayat (1) junto Pasal 45 ayat (1) UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI nomor 11 tahun 2008 tentang ITE atau Pasal 4 ayat (1) UU RI nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - RZK
Category
Nasional

Berita Terkait: