Pantau Flash
Komisi I DPR: Pelibatan TNI dalam PSBB Diperlukan
Son Heung-min Latihan Perang Kimia
Baleg DPR Agendakan Raker dengan Pemerintah Sebelum Bahas RUU Ciptaker
PSBB DKI Jakarta Berlaku Mulai Jumat 10 April 2020
Laboratorium Rapid Test PCR Korona RSPAD Gatot Soebroto Segera Beropersi

Polda Sumsel Ungkap Hasil TPPU Bandar Narkoba Danil Saputra Senilai Rp8 M

Polda Sumsel Ungkap Hasil TPPU Bandar Narkoba Danil Saputra Senilai Rp8 M Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli didampingi Direktur Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Farman (Foto: Istimewa)

Pantau.com - Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Selatan mengungkap sejumlah aset milik bandar narkotika, Danil Saputra, yang diketahui bernilai sekitar Rp8 Miliar.

Direktur Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Farman mengungkapkan aset yang disita berupa uang tunai senilai Rp1,7 Miliar, beberapa kendaraan bermotor serta tanah dan perusahaan.

Aset tersebut merupakan hasil transaksi/penjualan narkotika yang kemudian digunakan untuk membeli barang-barang itu oleh Danil Saputra, atau Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Baca juga: PMJ, Polda Sumsel, dan Polresta Palembang Ungkap Pengedar 50 Kg Sabu

Rilis pengungkapan kasus TPPU bandar narkoba oleh Polda Sumsel (Foto: Istimewa)

"Sejumlah aset milik tersangka kami sita diwilayah Aceh, Medan, Palembang dan Ogan Ilir. Aset yang kami sita antara lain uang tunai Rp1,7 miliar, uang tunai Rp100 juta, 5 truk fuso, 3 mobil mini bus, 3 unit motor, 1 bangunan dan tanah tambak udang, 1 tanah dan bangunan CV Rezky Pratama, sebidang tanah di Ogan Ilir, 1 rumah di Kenten dan 2 bidang tanah di Aceh," ucap Farman kepada Pantau.com saat dihubungi, Rabu (24/7/2019).

Selain itu, Danil merupakan bandar besar sabu yang ditangkap atas pengembangan narkotika atas Suhardiman yang merupakan pegawai Lapas Merah Mata Palembang.

"Pengungkapan itu merupakan pengembangan narkotika dengan barang bukti 2,9 gram sabu," ungkap Farman.

Sehingga terkait kasus ini, Danil Saputra tak hanya dijerat Pasal tentang narkotika. Bandar sabu itu juga dijerat Pasal 3 dan atau Pasal 5 undang-undang RI nomor 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Baca juga: Kapolda Sumsel: Pembunuhan Calon Pendeta Tak Terkait Unsur SARA

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Sigit Rilo Pambudi
Reporter
Rizky Adytia Pramana

Berita Terkait: