Pantau Flash
PSBB Banten Tahap II Diperpanjang hingga 19 November 2020
BI: Tren Digitalisasi Indonesia Makin Cepat di Era Pandemi
Gedung DPR RI Bakal Lockdown Mulai Besok
3 Remaja Pengeroyok Polisi saat Demo 8 Oktober Ditangkap, 2 Buron
Darmawan Junaidi Terpilih sebagai Dirut Bank Mandiri

Polisi Bersepatu Masuk Masjid Tangkap Pendemo, Polda Sulsel Minta Maaf

Polisi Bersepatu Masuk Masjid Tangkap Pendemo, Polda Sulsel Minta Maaf Polisi amankan pemuda diduga provokator di dalam masjid. (Foto: Instagram)

Pantau.com - Video viral oknum anggota polisi bersepatu yang mengejar mahasiswa hingga ke dalam masjid menuai protes publik. Polda Sulawesi Selatan pun turun tangan dan membenarkan video viral itu.

"Awal beredarnya video tersebut, memang mirip kejadian Petamburan Jakarta. Namun setelah dilakukan pengecekan di lapangan, bahwa memang betul masjid itu ada di sebelah kantor DPRD Sulsel," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani di Makassar, Selasa (24/9/2019).

Baca juga: Video Viral Oknum Polisi Masuk Masjid Bersepatu Tangkap Pendemo di Makassar

Berdasarkan pemantauan, video tiga bagian yang berdurasi 7 detik, 27 detik dan 30 detik itu sempat dibantah oleh Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani dan menyatakan video tersebut adalah video lama dengan kejadian di Petamburan Jakarta.

Namun setelah malam hari, pihak kepolisian kemudian memberikan penjelasan dan memperbaharui informasi tentang video yang sempat dibantahnya terjadi di samping gedung DPRD Sulsel tersebut.

Dalam keterangan tertulisnya, Dicky menjelaskan awal beredarnya video tersebut memang mirip kejadian di Petamburan Jakarta. Namun setelah dilakukan pengecekan di lapangan, bahwa memang betul masjid tersebut berada di sebelah kantor DPRD Sulsel.

Dia mengungkapkan kronologis kejadian berawal ketika anggota yang sedang melakukan pengamanan demonstrasi di kantor DPRD Sulsel dilempar batu oleh mahasiswa.

Baca juga: Video Ribuan Mahasiswa Duduki Gedung DPRD Kota Tasikmalaya

Setelah lemparan itu terjadilah pengejaran mahasiswa oleh anggota, namun mahasiswa bersembunyi di masjid samping DPRD Sulsel.

Mahasiswa yang melempar sengaja menjadikan masjid sebagai tameng. Akhirnya petugas menangkap mahasiswa pelaku pelemparan yang bersembunyi di masjid.

"Sehubungan dengan hal tersebut di atas, Polda Sulsel mohon maaf sebesar-besarnya atas insiden tersebut. Demikian klarifikasi ini kami buat atas petunjuk bapak Kapolda Sulsel," kata Dicky Sondani melalui keterangan tertulisnya.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - TIH

Berita Terkait: